ELSINDO, PALU– Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, M. Sadly Lesunusa, S.Sos., M.Si menghadiri kegiatan dzikir dan doa bersama dalam rangka satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang digelar di Masjid Raya Baitul Khairaat, Minggu (22/2/2026).
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Gubernur Sulawesi Tengah ke-8 Bandjela Paliudju, Gubernur Sulawesi Tengah ke-11 Rusdy Mastura, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Mohammad Arus Abdul Karim, Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Hidayat Pakamundi, serta anggota DPRD Novalina dan Prof. Dr. Zainal Abidin.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), staf ahli gubernur, asisten Sekretariat Daerah, pejabat fungsional dan struktural, serta jajaran staf di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan dzikir dan doa bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas satu tahun perjalanan kepemimpinan daerah, sekaligus menjadi momentum memperkuat kebersamaan, spiritualitas, serta sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Sulawesi Tengah yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura menyampaikan bahwa satu tahun masa kepemimpinan merupakan fase awal dalam meletakkan fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Ia menegaskan, berbagai capaian yang diraih selama ini merupakan implementasi dari visi pembangunan daerah melalui program prioritas “9 Berani” yang diusung bersama Wakil Gubernur.
Program tersebut difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Rusdy Mastura juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah atas kepercayaan yang diberikan kepada pemerintah daerah.
“Momentum ini tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur, tetapi juga ruang refleksi bagi kami untuk terus berbenah dan memperbaiki diri. Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar amanah kepemimpinan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, persatuan, dan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak. Oleh karena itu, kebersamaan yang telah terbangun harus terus dijaga dan diperkuat sebagai fondasi dalam mewujudkan kemajuan daerah.
Sekretaris DPRD Sulteng M. Sadly Lesunusa menyampaikan bahwa kegiatan dzikir dan doa bersama memiliki makna yang mendalam, tidak hanya sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan pembangunan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat harmoni dan kepercayaan antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.
Ia menilai momentum spiritual tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya diukur dari capaian program dan angka statistik, tetapi juga dari kualitas kebersamaan, keikhlasan pengabdian, serta komitmen moral dalam menjalankan amanah untuk kepentingan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita diingatkan bahwa setiap tanggung jawab yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, ketulusan, dan semangat pelayanan, sehingga mampu mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin baik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah,” tuturnya.(**)

















