Berita  

Seluruh Jemaah Haji Sulteng Sudah Tiba di Makkah, Kloter BPN 9 Bersiap Hadapi Armuzna

Ketua Kloter BPN 9 Palu, Muh. Syamsu Nursi. (FOTO: IST)

ELSINDO, MAKKAH– Seluruh jemaah haji asal Provinsi Sulawesi Tengah yang tergabung dalam lima kelompok terbang (kloter) Embarkasi Balikpapan (BPN) dipastikan telah tiba dengan selamat di Kota Makkah, Arab Saudi.

Ketua Kloter BPN 9 Palu, Muh. Syamsu Nursi, mengatakan saat ini suasana di Kota Makkah semakin padat seiring terus berdatangannya jemaah haji dari seluruh Indonesia maupun berbagai negara.

“Setelah melaksanakan salat Subuh di Masjidil Haram, kami melihat kondisi di sekitar masjid sudah sangat padat. Jutaan umat Muslim berbondong-bondong melaksanakan ibadah, sehingga suasana di Masjidil Haram kini semakin ramai,” ujar Syamsu Nursi.

Ia menjelaskan, seluruh jemaah haji asal Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Kloter BPN 9, 10, 12, 13, dan 16 telah tiba di Tanah Suci. Kloter terakhir yang tiba adalah Kloter BPN 13 pada malam sebelumnya.

“Alhamdulillah, seluruh kloter asal Sulawesi Tengah sudah berada di Kota Makkah. Saat ini kami fokus melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi pelaksanaan Armuzna,” katanya.

Armuzna merupakan rangkaian puncak ibadah haji yang meliputi Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Menurut Syamsu, jemaah Sulawesi Tengah berada dalam satu sektor, yakni Sektor 8, dengan lokasi penginapan yang saling berdekatan dan tidak terlalu jauh dari Masjidil Haram. Hal ini memudahkan koordinasi antar petugas dan jemaah.

Terkait kondisi kesehatan jemaah, Syamsu memastikan seluruh anggota Kloter BPN 9 dalam keadaan sehat dan terus mendapatkan pemantauan intensif dari tim kesehatan.

“Alhamdulillah, sampai saat ini seluruh jemaah masih dalam kondisi sehat. Memang ada beberapa jemaah yang mulai mengalami batuk dan flu akibat perubahan cuaca yang cukup ekstrem,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, suhu udara di Makkah pada siang hari berkisar antara 40 hingga 43 derajat Celsius. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian jemaah mengalami gejala seperti demam ringan, meriang, batuk, dan flu.

Meski demikian, seluruh keluhan kesehatan dapat ditangani dengan baik oleh dokter dan perawat yang mendampingi kloter.

“Semua jemaah yang mengalami gangguan kesehatan sudah mendapatkan pengobatan dari tim medis kloter. Sampai saat ini kondisi mereka tetap terkendali dan tidak ada yang mengalami masalah serius,” jelasnya.

Syamsu juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga stamina, memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan alat pelindung seperti masker, dan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat suhu sedang tinggi.

Dengan seluruh jemaah Sulawesi Tengah telah berada di Makkah, para petugas kini memusatkan perhatian pada persiapan menuju puncak ibadah haji agar seluruh jemaah dapat menjalankan Armuzna dengan lancar, aman, dan sehat. (**)