• dinas pangan

Sinergi Menuju Kemajuan, Peringatan May Day di Morowali Utara

May Day
Kabupaten Morowali Utara memperingati Hari Buruh Internasional, dikenal dengan sebutan May Day, dengan tema yang menggarisbawahi pentingnya kerja sama dalam mengembangkan tenaga kerja yang kompeten. FOTO: IST

ELSINDO, MORUT– Kabupaten Morowali Utara memperingati Hari Buruh Internasional, dikenal dengan sebutan May Day, dengan tema yang menggarisbawahi pentingnya kerja sama dalam mengembangkan tenaga kerja yang kompeten. Sebagai bagian dari momentum ini, pemerintah daerah, pengusaha, dan serikat buruh telah menyepakati tema lokal, yaitu “Sinergitas antara Pemerintah dan Serikat Pekerja serta Perusahaan dalam Menangani Permasalahan Hubungan Industrial di Kabupaten Morowali Utara.”

Acara peringatan May Day di Morowali Utara dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bupati Morowali Utara, DR dr Delis J Hehi, Kapolres Morowali Utara, Wakapolres Morowali Utara, dan perwakilan instansi terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Delis menyampaikan bahwa persoalan klasik yang terus dihadapi oleh para buruh, seperti kesehatan, keselamatan, kesejahteraan, dan lingkungan kerja yang nyaman, menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan ini. Kegiatan rembuk bersama telah dilakukan untuk mencari solusi terbaik bagi para pekerja.

Selain itu, tantangan kedepan yang dihadapi adalah kehadiran kecerdasan buatan yang dapat menggantikan peran manusia dalam beberapa jenis pekerjaan. Meningkatkan kompetensi diri menjadi kunci untuk menghadapi perubahan ini.

Prestasi ekonomi Morowali Utara yang signifikan, dengan pertumbuhan tertinggi di Sulawesi Tengah dan kedua tertinggi se-Indonesia, tidak terlepas dari kontribusi semua pihak, termasuk pemerintah, TNI/Polri, pengusaha, dan pekerja.

Kegiatan May Day ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, yang mendorong kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan serikat pekerja. Kegiatan tersebut mencakup diskusi rembuk aspirasi, donor darah, dan dukungan kepada korban bencana banjir di Morowali Utara.

Semua kegiatan ini didanai secara mandiri melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, serikat buruh, dan serikat pekerja.(**)