Berita  

SMP Labschool Untad Palu Pacu Siswa Hadapi TKA 2027, Prestasi Akademik dan Olahraga Terus Menguat

Kepala SMP Labschool Untad Palu, Amir, S.Ag., M.Pd.I. (FOTO: ELSINDO)

ELSINDO, PALU- SMP Labschool Untad Palu mulai mematangkan strategi akademik menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang direncanakan menjadi kewajiban pada 2027 mendatang.

Kepala SMP Labschool Untad Palu, Amir, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan persiapan terutama difokuskan kepada siswa kelas IX agar memiliki kesiapan akademik dan mampu bersaing dengan sekolah lain di Kota Palu.

“Untuk program sekolah saat ini di bidang akademik, khususnya kelas IX, kita mengorientasikan persiapan untuk TKA ke depan. Kita mempersiapkan kematangan mereka, terutama dari sisi materi pembelajaran yang sesuai dengan ketetapan pemerintah,” ujar Amir.

Menurutnya, persiapan tersebut menjadi penting karena pelaksanaan TKA ke depan tidak lagi sebatas uji coba, tetapi akan menjadi bagian yang wajib dilaksanakan.

Sekolah pun mulai meramu berbagai materi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan TKA, sehingga siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga memiliki kemampuan menyelesaikan soal dengan baik.

Amir mengatakan, pihak sekolah menargetkan siswa SMP Labschool Untad mampu memperoleh hasil terbaik dan bersaing dengan sekolah-sekolah lain di Kota Palu.

“Karena ini sudah merupakan kewajiban, kita akan dorong anak-anak kita minimal dapat bersaing dengan sekolah-sekolah lain di Kota Palu,” tegasnya.

Rapor Pendidikan Masuk 10 Besar Sulteng

Optimisme tersebut semakin kuat dengan capaian SMP Labschool Untad Palu dalam bidang akademik.

Amir menyebut sekolahnya telah dua tahun berturut-turut masuk dalam 10 besar sekolah dengan capaian rapor pendidikan tertinggi di Sulawesi Tengah.

Bahkan, berdasarkan hasil evaluasi yang masih terus dianalisis, capaian tersebut menunjukkan tren peningkatan.

“Alhamdulillah, SMP Labschool ini sudah dua tahun berturut-turut mendapatkan tempat 10 besar rapor pendidikan tertinggi di Sulawesi Tengah. Literasinya bahkan 100, kemudian numerasinya 98 sekian,” ungkapnya.

Untuk hasil uji coba TKA, Amir mengatakan capaian siswa masih beragam. Namun, sudah terdapat siswa yang mampu memperoleh nilai tinggi, salah satunya mencapai 97,3 untuk Bahasa Indonesia.

Sementara untuk mata pelajaran Matematika, terdapat siswa yang telah memperoleh nilai di kisaran 70-an.

Selain mempersiapkan TKA, SMP Labschool Untad Palu juga baru menyusun Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang mencakup kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler.

Dalam program kokurikuler, sekolah turut mendukung berbagai program Pemerintah Kota Palu, termasuk sekolah ramah anak, kesiapsiagaan bencana serta edukasi mengenai makanan bergizi untuk mencegah stunting.

Menariknya, edukasi makanan bergizi akan dikembangkan dengan mengangkat potensi pangan lokal dan tradisional.

“Nanti kokurikuler kita akan memuat menyangkut makanan bergizi ala tradisional, makanan yang sifatnya lokal. Itu yang utama,” jelas Amir.

Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan membuat siswa tidak hanya memahami pentingnya makanan bergizi secara teori, tetapi juga mengenal sumber pangan lokal yang sehat dan mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Taekwondo hingga Basket Sumbang Prestasi

Tidak hanya bidang akademik, SMP Labschool Untad Palu juga terus menorehkan prestasi melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Salah satunya datang dari cabang olahraga taekwondo. Siswa kelas VIII, Khairul Azam, berhasil meraih juara I pada Banggai Open Taekwondo 2026.

Prestasi tersebut menambah panjang catatan keberhasilan Khairul Azam yang sebelumnya juga beberapa kali meraih juara dalam kompetisi di luar daerah, termasuk Makassar dan Kalimantan.

“Prestasinya dalam bidang taekwondo ini luar biasa. Mulai dari Makassar, kemudian Kalimantan, selalu mendapatkan juara,” kata Amir.

Sementara di cabang olahraga basket, siswa SMP Labschool Untad Palu juga mendapat kepercayaan memperkuat tim Sulawesi Tengah dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang berlangsung di Buol.

Salah satu siswa yang terpilih adalah Filbert, yang bergabung bersama tim basket Provinsi Sulawesi Tengah untuk berlaga di tingkat daerah.

Amir menegaskan, capaian akademik dan nonakademik tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membangun potensi siswa secara utuh.

Menurutnya, sekolah tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, karakter, kesehatan, serta kemampuan berprestasi di berbagai bidang.

Dengan modal capaian rapor pendidikan yang konsisten serta prestasi olahraga yang terus berkembang, SMP Labschool Untad Palu optimistis mampu menghadapi tantangan TKA 2027 sekaligus mempertahankan posisi sebagai salah satu sekolah dengan capaian pendidikan terbaik di Sulawesi Tengah. (**)