Unazlam Palu Gelar Seminar Paripurna KKNT Angkatan III, Evaluasi dan Harapan untuk Mahasiswa

ELSINDO, PALU– Universitas Azis Lamadjido (Unazlam) Palu menggelar Seminar Paripurna Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Angkatan III, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi serta wadah berbagi pengalaman mahasiswa setelah 45 hari menjalani KKNT di desa maupun di wilayah perkotaan.

Penanggungjawab KKNT Fakultas Ekonomi, Syamsul, S.E., M.Ak., menjelaskan bahwa seminar ini dirancang untuk mendengar langsung hasil kerja, tantangan, serta pengalaman mahasiswa selama terjun ke lapangan. “Kami harap mahasiswa yang KKNT di desa maupun kota dapat menyampaikan pengalamannya. Semua itu penting sebagai masukan untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unazlam, Abdul Rahman Taher, S.E., M.M., CRP., menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menandai berakhirnya program KKNT. Namun, ia menegaskan ada beberapa catatan penting dari hasil monitoring dan evaluasi (monev).

“Masih ditemukan kekurangan, terutama kurangnya komunikasi Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dengan mahasiswa yang ditempatkan di kabupaten, sehingga ada mahasiswa yang sempat kehilangan arah. Ke depan, komunikasi ini harus lebih ditingkatkan. Meski begitu, saya tetap mengapresiasi kerja keras DPL, baik di kota maupun di daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Unazlam Palu, Dr. Muhammad Darma Halwi, S.E., M.M., dalam sambutannya berpesan agar mahasiswa menjadikan KKNT sebagai sarana menempa diri dengan nilai religius, disiplin, dan integritas.

“Mahasiswa harus patuh pada aturan, karena kepatuhan menjadi acuan kelulusan. KKNT juga menuntut pengorbanan, baik waktu maupun tenaga. Karena itu, laksanakan dengan ikhlas, sabar, dan jangan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan,” tegasnya.

Rektor menambahkan, pihaknya bersyukur seluruh peserta mampu menjalankan misi KKNT dengan baik tanpa melakukan pelanggaran. “Tema kita adalah memaksimalkan potensi lokal, dan saya melihat mahasiswa berhasil membawa visi Unazlam yang berkualitas, religius, dan berbudaya,” tutupnya.

Seminar ini sekaligus menjadi momentum refleksi, agar pelaksanaan KKNT angkatan berikutnya dapat lebih baik lagi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. (del)