ELSINDO, PALU- Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Sulawesi Tengah, merayakan Universary ke satu tahun, di salah satu Cafe di Palu, baru-baru ini.
Ketua Panitia, Merliyanti mengatakan, perayaan HUT PPLIPI yang pertama ini dirangkaian dengan sosialisasi tentang stunting, sebab penanganan stunting di Sulteng cukup marak.
“Dalam sosialisasi stunting ini, kami mengundang narasumber yang berkompeten yakni dokter yang paham soal stunting. Jadi dari kegiatan ini para ibu-ibu mendapatkan edukasi atau pengetahuan bagaimana cara penanggulangan stunting terhadap anak-anak,” kata Merliyanti, yang berprofesi Kepala Desa Sigimpu Kab. Sigi.
Kata Merliyanti, di kegiatan ini semua pengurus hadir baik dari DPC PPLIPI Kabupaten Sigi, Parimo, dan Donggala, serta beberapa pejabat pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota.
“Semoga organisasi PPLIPI ini lebih besar dan lebih memotivasi ibu-ibu diluar sana, agar menjadi wanita berguna, hebat dan kuat, khususnya di PPLIPI sendiri fokusnya di UMKM, jadi mengajak perempuan Indonesia untuk bangkit,” ungkap Merliyanti, yang juga Ketua DPC PPLIPI Sigi.
Merliyanti mengatakan, di Universary kali ini juga dihadirkan UMKM, bahkan ada Bazar, setiap event di Sulteng, PPLIPI selalu hadir memamerkan UMKMnya seperti bawang goreng, sambal roa serta makana atau minuman kuliner lainya.
“PPLIPI juga sering membagikan makanan dos untuk penguna jalan seperti gojek, bahkan di sejumlah panti asuhan atau kaum dhuafa, kami biasa berbagi disana,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPLIPI Sulteng, Lidya Rizka mengatakan, kegiatan ini merupakan ramah tama Universary satu tahun DPW PPLIPI Provinsi Sulteng.
“DPW PPLIPI Sulteng dalam satu tahun kebelakang, sudah melakukan beberapa kegiatan kemanusiaan berupa sedekah ke fakir miskin dan panti-panti sosial, yang tiap bulan dilaksanakan serta gerak cepat ketika ada bencana seperti, di Kabupaten Rogo Kab. Sigi dan Desa Torue Kab. Parimo yang dilanda bajir bandang beberapa waktu yang lalu,” jelasnya.
Selain itu, kata Lidya, PPLIPI melakukan kegiatan dengan mengapresiasi anak-anak usia dini tinkat TK dan SD se-Kota Palu, dalam rangkaian lomba mengambar dan mewarnai, yang bekerjasama dengan beberapa instansi swasta maupun unsur pemerintah.
“Saya berharap PPLIPI kedepan bisa terus bersinergi dengan pemerintah, bahkan mungkin ada organisasi lain di Suleng bisa bekerjasama dengan kami, dalam mengadakan beberapa kegiatan. Sehingga dapat menciptakan perempuan-perempuan hebat yang kreatif, dan selalu bisa bermanfaat untuk keluarga, bangsa, masyarakat pada umumnya,” ujarnya. (**)















