Usaha Warung Sari Laut Naikan Harga Menu

Ketua Kerukunan Warung Sari Laut (KWSLP) Kota Palu, Bino A Juwarno. FOTO : ISTIMEWA

ELSINDO, PALU – Para pelaku usaha yang tergabung sebagai anggota kerukunan warung sari laut (KWSLP) Kota Palu. Terhitung sejak per tanggal 2 April 2022, resmi menaikan harga menu makanan.

Ketua Kerukunan Warung Sari Laut (KWSLP) Kota Palu, Bino A Juwarno menjelaskan bahwa ini sesuai dengan keputusan bersama para pengurus. Apalagi, ia mengungkapkan kondisi bahan baku yang terus alami kenaikan.

“Rencana kenaikan ini sebenarnya telah kami sampaikan sejak awal tahun. Tapi nanti sekarang baru terealisasi karena melihat kebutuhan yang semakin tinggi ,” ujarnya melalui sambungan telepon, belum lama ini.

Diakuinya, hal tersebut karena didasari terjadinya kenaikan harga bahan baku yang ada di pasaran. Sehingga, kata Bino, pastinya itu sangat mempengaruhi harga dan penjualan pelaku usaha warung sari laut.

“Ini merupakan dorongan dari aspirasi seluruh anggota KWSLP yang beberapa tahun terakhir terdampak pandemi. Apalagi, pendapatan mereka sangat menurun drastis,” ungkap Bino.

Kata Bino, bayangkan saja setiap hari berjualan hanya memperoleh lelah dan tidak mendapat hasil yang sesuai harapan. Sehingga, hal itu akan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha.

“Harga jual menu makanan kami putuskan per porsi, Rp22 ribu nasi ayam goreng, Rp20 ribu ayam goreng, Rp13 ribu nasi tahu tempe goreng, dan tahu maupun tempe goreng Rp10 ribu,” terangnya.

Ia menyebut, sejak 2014 hingga 2022 harga jual menu makanan warung sari laut sudah mengalami kenaikan sebanyak tiga kali. Sedangkan jumlah anggota KWSLP yang aktif masih 90 persen. (tim)