• dinas pangan

Wagub Sulteng Apresiasi Pameran Hardiknas Merdeka Belajar

PEMBUKAAN- Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H.Ma'mun Amir, membuka Hari Pendidikan Nasional 2024 di Museum Daerah Sulawesi Tengah Jl. Kemiri, Palu Barat, Kota Palu, Jumat (31/5/2024). FOTO: IST

ELSINDO, PALU- Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H.Ma’mun Amir, mengapresiasi diselenggarakannya Pameran Bulan Merdeka Belajar

Kegiatan ini diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah, dalam rangka menyemarakkan Bulan Merdeka Belajar sekaligus untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional 2024 di Museum Daerah Sulawesi Tengah Jl. Kemiri, Palu Barat, Kota Palu, Jumat (31/5/2024).

“Dengan pameran ini kita dapat melihat dan juga memahami akan pentingnya menjaga keselarasan antara penyelenggaraan pendidikan dengan kurikulum merdeka melalui upaya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa indonesia,”kata Ma’mun Amir

“Lewat pameran ini sejatinya tersirat sebuah pesan moral bahwa membangun dan memajukan pendidikan merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu agar tujuan-tujuan dari pendidikan nasional bisa terpenuhi maka sinergitas yang kuat antara pemerintah, lembaga-lembaga pendidikan dan masyarakat merupakan kata kuncinya yang harus terus dibina, dirawat dan ditingkatkan lagi secara berkelanjutan,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan adanya  pameran ini Dengan begitu kita dapat mengamati secara dekat bagaimana kurikulum merdeka diterapkan selama ini di Sulawesi Tengah dalam memberikan ruang-ruang akselerasi dan kreasi bagi satuan pendidikan di sulawesi tengah dan guru-guru dalam berimprovisasi dan berinovasi, untuk mengembangkan model pembelajaran yang sesuai kebutuhan dan karakteristik daerah, termasuk memasukkan nilai-nilai kearifan lokal sulawesi tengah dari 12 kabupaten dan  1 kota,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Wagub berharap  semoga pameran ini dapat menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa semangat merdeka belajar dan merdeka berbudaya telah mengakar dengan sangat kuat di daerah, khususnya di sulawesi tengah negeri seribu megalit, yang menandai pula bahwa perkembangan pendidikan dan kebudayaan di daerah kita dapat maju bersama seiring dengan perkembangan zaman. (*)