ELSINDO, PALU– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan dunia akademik untuk mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi. Hal itu ditunjukkan melalui dukungan terhadap Program Tim Ekspedisi Patriot Universitas Airlangga (Unair) Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, saat menerima audiensi Tim Universitas Airlangga di ruang kerjanya, belum lama ini.
Audiensi tersebut menjadi langkah awal sebelum Tim Ekspedisi Patriot menjalankan program pengabdian masyarakat yang merupakan bagian dari program strategis Kementerian Transmigrasi dalam mendukung pengembangan dan pemberdayaan kawasan transmigrasi.
Dalam pertemuan itu, Tim Universitas Airlangga menyampaikan rencana pelaksanaan program sekaligus memperkenalkan tim yang akan diterjunkan ke lokasi penugasan.
Tim tersebut nantinya akan menjalankan berbagai kegiatan berbasis riset, kajian, inovasi, dan pendampingan masyarakat. Pendekatan yang digunakan akan disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan masyarakat di masing-masing kawasan.
Pemprov Sulawesi Tengah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, khususnya Bidang Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PKTDT), turut mendampingi audiensi tersebut.
Program ini dinilai menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Keterlibatan perguruan tinggi juga diharapkan mampu memberikan perspektif akademik dalam mengidentifikasi berbagai potensi dan persoalan yang terdapat di kawasan transmigrasi.
Tidak hanya melakukan kajian, tim ekspedisi diharapkan mampu menghasilkan inovasi serta model pemberdayaan yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, kolaborasi tersebut menjadi peluang untuk memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi melalui pendekatan yang lebih inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Program Ekspedisi Patriot 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pengabdian selama masa penugasan, tetapi mampu meninggalkan rekomendasi dan inovasi yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Dengan sinergi pemerintah dan dunia akademik, kawasan transmigrasi di Sulawesi Tengah diharapkan semakin produktif, mandiri, dan memiliki daya saing, sekaligus mampu berkembang menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi daerah. (**)













