banggai
  • dinas pangan

Warga Rela Antrean Beli Beras di Pasar Murah

pasar murah
Ratusan warga Kota Palu mengantre untuk mendapatkan beras murah pada kegiatan pasar murah yang digelar Disperindag Sulteng. /FOTO : Fikri

ELSINDO, PALU – Di tengah melonjaknya kebutuhan pokok, ratusan warga Kota Palu rela menunggu antrean untuk membeli beras dengan harga murah.

Hal tersebut terpantau pada kegiatan pasar murah yang dilaksanakan Disperindag Sulteng, di Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Kegiatan itu berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (1-2) Februari 2024. Selain itu, melibatkan juga beberapa ritel moderen, pelaku usaha, dan Perum Bulog.

Suci, salah satu warga mengaku rela mengantre karena untuk mendapatkan beras SPHP yang dijual pemerintah seharga Rp54.500 ukuran 5 kilogram.

“Syarat hanya menunjukkan KTP, kemudian diperbolehkan membeli maksimal 10 kilogram. Lumayan dari pada di pasar harganya mahal,” ujarnya. .

Seperti diketahui, harga beras kualitas premium di pasar tradisional Kota Palu telah mencapai kisaran Rp16 sampai dengan Rp17 ribu perkilogram.

Sementara Pelaksana harian (Plh) Kadis Perindag Sulteng, Mira Yuliastuti mengatakan bahwa ini menjadi kegiatan rutin dalam menjaga stabilisasi harga.

“Ini adalah salah satu upaya pemerintah daerah membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok yang telah mengalami kenaikan,” ujar Plh Kadis

Apalagi, lanjut dia, ditambah dengan menjelang bulan Ramadhan pastinya tren harga meningkat signifikan. Oleh karena itu, kegiatan pasar murah digelar.

“Kebetulan mengantisipasi kenaikan harga, kita dari Disperindag terus melakukan sidak ke pasar tradisional untuk memantau bahan pokok,” katanya. (FA)