Kota  

WPL Sulteng Gelar Sosialisasi dan Workshop Percepatan Penurunan Stunting

SOSIALISASI- WPL Provinsi Sulteng menggelar sosialisasi dan workshop di Gedung Bakeswi Provinsi Sulteng, Rabu, 22 November 2023. FOTO: IST

ELSINDO, PALU- Wanita Peduli Lingkungan (WPL) Provinsi Sulteng menggelar sosialisasi dan workshop di Gedung Bakeswi Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu, 22/11/2023.

Tema sosialisasi dan workshop yaitu Pemberdayaan Perempuan Pegiat Lingkungan Dalam Mendukung Penyediaan Pangan Lokal Untuk Percepatan Penurunan Stunting.

“Kami sebagai wanita peduli lingkungan sangat prihatin dengan kondisi stunting dan hal-hal yang berhubungan dengan itu seperti masalah pangan,” ungkap Ketua WPL Provinsi Sulteng, Dra Hj Faridah Amu, M.Si saat ditemui usai pembukaan kegiatan.

Kata Faridah, wanita peduli lingkungan juga fokus memberi perhatian ke masalah-masalah lingkungan. Sehingga sosialisasi dan workshop dilaksanakan sebagai peran WPL dalam membantu percepatan penurunan stunting dan mencari solusi menghadapi masalah lingkungan.

FOTO BERSAMA- Ketua WPL dan jajaran foto bersama pemateri usai pembukaan kegiatan, Rabu, 22 November 2023. FOTO: IST

Sementara itu, Ketua Panitia, Dra Vanny Tiwow Ph.D M.Sc, menerangkan kegiatan melibatkan sejumlah organisasi kemasyarakatan perempuan antara lain WPL tingkat provinsi, kabuapaten dan kota. Kegiatan diharapkan bermanfaat bagi peserta yang merupakan para kaum ibu.

“Kita harapkan ibu-ibu paham bagaimana pengunaan pangan untuk menunjang percepatan penurunan stunting dan yang paling utama membuat lingkungan kita bersih dari sampah. Pemanfaatan sampah bukan biasa saja, tapi harus berguna bagi lingkungan, keluarga, kesehatan, udara dan air dengan menghasilkan eco enzyme,” terang Vanny.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber antara lain Dra Derry Djanggola M.Si, Ir Trie Iriany Lamakampali M.Si, Dra Hasiaty Ponulele M.Kes, dan Hawang S.Sos. Pemaparan dibagi dalam beberapa sesi. Salah satu sesi dimoderatori Hj Sitti Norna Mardjanu SH M.Si M.Hum.

Dalam kesempatannya, Norma menekankan perlunya kerja sama lintas sektor, utamanya organisasi perempuan dalam percepatan penurunan stunting di Sulawesi Tengah.

“Percepatan penurunan stunting ini harus menjadi perhatian bersama,” ucap Norma yang juga selaku Ketua Bidang Hukum dan HAM WPL Provinsi Sulteng. (CHL)