ELSINDO, PALU – Program “Berani Berkah” yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendapat sambutan positif dari dunia pendidikan. Salah satunya datang dari SMK Negeri 1 Palu yang telah lebih dulu menerapkan berbagai kegiatan pembinaan karakter dan keagamaan di lingkungan sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK Negeri 1 Palu, Abdul Hafid, S.Pd., menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan visi pendidikan yang diterapkan di sekolahnya, khususnya dalam pembinaan akhlak dan moral siswa.
“Program Berani Berkah ini sangat positif dan sejalan dengan visi kami di sekolah. Pembinaan karakter, akhlak, dan moral memang sudah menjadi bagian dari kegiatan keseharian di SMK Negeri 1 Palu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan keagamaan telah rutin dilaksanakan, mulai dari salat berjamaah, pembinaan iman dan takwa (imtak), hingga peringatan hari-hari besar keagamaan. Menariknya, sekolah juga memberikan ruang bagi seluruh siswa dari berbagai agama untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.
“Untuk siswa Muslim, kami rutin salat berjamaah. Sementara yang beragama lain juga difasilitasi tempat ibadahnya. Jadi semua berjalan dengan baik dan saling menghargai,” jelasnya.
Menurut Hafid, budaya religius ini bahkan telah berjalan sebelum program Berani Berkah digaungkan. Salah satu inovasi yang kini terus dikembangkan adalah program khatam Al-Qur’an, di mana siswa yang telah memiliki kemampuan lebih, termasuk hafiz, dilibatkan sebagai mentor bagi teman-temannya.
“Kami sudah memetakan siswa yang memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an untuk membimbing teman-temannya. Ke depan, kami targetkan ada agenda khatam Al-Qur’an secara rutin setiap tahun,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program, terutama dalam menjaga konsistensi serta kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat.
“Kunci utama dari program ini adalah konsistensi. Guru juga harus menjadi teladan bagi siswa. Kalau itu berjalan baik, maka anak-anak pasti akan mengikuti,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hafid berharap program Berani Berkah dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan dari semua pihak. Ia juga membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk melihat langsung implementasi program di sekolah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur. Harapannya ke depan ada sinergi yang lebih kuat. Bahkan kami berharap beliau bisa berkunjung langsung, misalnya saat waktu salat, singgah di sekolah kami. Karena kegiatan ini bukan dibuat-buat, tapi sudah menjadi kebiasaan kami,” ungkapnya. (del)
















