ELSINDO, PALU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat sektor kesehatan. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, resmi melantik Direktur Unit Pelaksana Teknis (UPT) RSUD Undata dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula RSUD Undata, Senin (4/5/2026).
Dalam pelantikan tersebut, Jumriani dipercaya mengemban jabatan sebagai Direktur RSUD Undata. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, dan kini menggantikan pejabat sebelumnya, Nurlaela Harate.
Dalam sambutannya, Reny menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan bagian dari upaya serius pemerintah dalam meningkatkan kualitas tata kelola layanan kesehatan di daerah.
“Ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah penting untuk memastikan pelayanan kesehatan yang profesional, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada masyarakat,” tegasnya.
Sebagai rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Tengah, RSUD Undata dinilai memiliki peran krusial dalam memberikan layanan kesehatan yang cepat, merata, dan berkualitas. Karena itu, jabatan direktur yang diemban membawa tanggung jawab besar untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Pemerintah daerah juga terus mendorong optimalisasi program unggulan “Berani Sehat”, yang dirancang untuk memastikan akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Tak hanya itu, Wakil Gubernur juga menyoroti pentingnya penambahan tenaga dokter spesialis di RSUD Undata, mengingat tingginya jumlah pasien yang harus ditangani setiap harinya. Ia juga menekankan peningkatan kualitas layanan di Unit Gawat Darurat (UGD) agar semakin responsif dan maksimal.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi RSUD Undata untuk berbenah dan meningkatkan mutu pelayanan, sekaligus memperkuat komitmen dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Sulawesi Tengah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BKD Provinsi Sulawesi Tengah, Sitti Asmaul Husnasyah, serta Plt Asisten III Bidang Administrasi Umum, Abdul Raaf Malik, bersama jajaran kepala perangkat daerah lainnya. (**)
















