MAN 2 Palu Tetapkan 500 Siswa Lulus 100 Persen, Tim PTN Terus Kawal hingga Tembus Kampus Impian

Kepala MAN 2 Kota Palu, Dr. H. Taufik. (FOTO:FADEL)

ELSINDO, PALU – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Palu resmi menetapkan kelulusan siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 dengan hasil membanggakan. Sebanyak 500 siswa dinyatakan lulus 100 persen dan kini resmi menyandang status sebagai alumni ke-50 sejak berdirinya madrasah tersebut.

Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Palu, Dr. H. Taufik menjelaskan, penetapan kelulusan dilakukan sesuai standar operasional dan petunjuk teknis pelaksanaan Ujian Madrasah.

“Penetapan kelulusan ini melalui prosedur resmi. Kami terlebih dahulu melaksanakan rapat bersama seluruh dewan guru dan wali kelas untuk memastikan seluruh siswa telah memenuhi syarat kelulusan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rapat penetapan dilakukan dengan menghadirkan 14 wali kelas yang melaporkan kondisi akademik seluruh siswa dari masing-masing kelas. Setelah dipastikan tidak ada lagi kendala pada bidang studi maupun administrasi, pihak madrasah kemudian menetapkan seluruh siswa kelas XII lulus 100 persen.

“Semua wali kelas menyampaikan bahwa seluruh siswa aman dan sudah terseleksi sesuai ketentuan. Setelah itu kami dokumentasikan seluruh proses rapat, termasuk daftar hadir dan undangan rapat, lalu saya menetapkan sebanyak 500 siswa dinyatakan lulus,” jelasnya.

Pasca pengumuman kelulusan pada 4 Mei 2026, pihak madrasah langsung menyiapkan Surat Keterangan Lulus (SKL) bagi para siswa. Pengambilan SKL dilakukan secara bertahap untuk menghindari penumpukan.

“Kami gilir per kelas agar lebih tertib dan mudah dikontrol. Tetapi untuk siswa yang memiliki kebutuhan mendesak, misalnya untuk pendaftaran ke luar daerah atau perguruan tinggi, tetap kami layani secara khusus,” katanya.

Dr. Taufik menegaskan, meski ijazah resmi belum diterbitkan, seluruh siswa sudah dapat menggunakan SKL untuk berbagai kebutuhan administrasi pendidikan lanjutan.

Menurutnya, kelulusan ini bukan akhir dari pendampingan pihak madrasah kepada siswa. MAN 2 Palu justru terus mengawal para alumni melalui Tim Plus PTN yang selama ini aktif mendampingi siswa menuju perguruan tinggi impian.

“Tim Plus PTN ini bekerja sejak siswa masuk kelas 10 sampai mereka lulus. Bahkan setelah lulus pun tetap dikawal menuju perguruan tinggi yang mereka cita-citakan,” ungkapnya.

Saat ini, kata dia, MAN 2 Palu masih intens melakukan pendampingan menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang hasilnya akan diumumkan pada 25 Mei mendatang.

“Setelah ujian selesai, anak-anak tetap mendapat bimbingan. Bahkan setelah acara pelepasan, besoknya mereka langsung ikut pembinaan lagi. Ini bentuk kepedulian madrasah agar siswa tidak hanya dilepas begitu saja,” katanya.

Prestasi siswa MAN 2 Palu tahun ini juga cukup membanggakan. Sebanyak 64 siswa telah lolos jalur prestasi, kemudian 87 siswa diterima melalui jalur SPAN-PTKIN. Selain itu, sejumlah siswa juga berhasil melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan, universitas luar negeri di Turki dan Madinah, hingga perguruan tinggi ternama lainnya.

Dr. Taufik mengatakan, pihaknya bahkan berencana memasang spanduk besar berisi daftar siswa yang lolos ke berbagai perguruan tinggi sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi adik-adik kelas mereka.

“Ini untuk memotivasi siswa lain agar tahun depan mereka juga bisa berhasil dan fotonya terpampang di sini. Selain itu, ini juga menjadi motivasi bagi guru-guru untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,” tandasnya.

Tak hanya itu, pendampingan menuju sekolah kedinasan seperti IPDN dan STAN juga masih terus dilakukan oleh pihak madrasah.

“Bimbingan ke sekolah kedinasan tetap berjalan. Jadi anak-anak ini benar-benar terus kami kawal sampai mendapatkan tempat terbaik untuk masa depan mereka,” pungkasnya. (**)