ELSINDO, PALU– Kabar baik bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sulawesi Tengah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan biaya Praktik Kerja Industri (Prakerin) akan ditanggung oleh pemerintah daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza, mengatakan anggaran untuk membiayai Prakerin siswa SMK telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi dan dijadwalkan mulai dicairkan pada bulan ini.
“Untuk tahun ini, biaya Prakerin bulan ini segera dicairkan. Apabila belum cair dan siswa sudah turun Prakerin sehingga masih menggunakan biaya pribadi, Insya Allah bulan ini akan kami gantikan,” ujar Firmanza.
Ia menegaskan, apabila terdapat sekolah yang tidak mengganti biaya Prakerin siswa setelah anggaran dicairkan, siswa maupun orang tua diminta segera melaporkannya langsung kepada Dinas Pendidikan.
“Kalau tidak digantikan biaya Prakerin itu oleh sekolah, lapor ke saya,” tegasnya.
Menurut Firmanza, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur Sulawesi Tengah yang memberikan perhatian khusus terhadap beban biaya yang harus ditanggung siswa selama mengikuti Prakerin.
“Sebab Bapak Gubernur sudah memberikan anggaran kepada Dinas Pendidikan untuk menanggung seluruh biaya Prakerin siswa SMK,” katanya.
Firmanza menjelaskan, saat ini proses pencairan anggaran tinggal menunggu penyelesaian administrasi di bagian keuangan, termasuk penandatanganan dokumen.
“Anggaran itu Insya Allah bulan ini cair. Saat ini tinggal proses di keuangan dan penandatanganan. Semoga segera cair sehingga siswa yang sudah menggunakan dana pribadi dapat segera menerima penggantian biaya,” pungkasnya.
Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memastikan seluruh siswa SMK dapat mengikuti program Prakerin tanpa terkendala biaya. (**)
















