BTN Palu Dukung APINDO Sulteng Bangun Ekonomi Hijau

Branch Manager BTN Cabang Palu, Herry Gerald Talupun (kiri) bersama Ketua DPD APINDO Sulteng, Wijaya Chandra. FOTO : Istimewa.

ELSINDO, PALU – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Palu mendukung penuh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Tengah dalam menjalin hubungan kerjasama untuk membangun ekonomi hijau, Rabu (4/10/2026).

Diketahui, Bank BTN saat ini tidak hanya berfokus pada program utama yaitu Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Namun, perbankan tersebut juga merambah ke lini bisnis lainnya, salah satunya pemberdayaan UMKM lewat skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Ketua APINDO Sulteng, Wijaya Chandra menyampaikan bahwa melalui kerjasama ini Bank BTN Palu bisa membantu dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Apalagi, lanjut dia, ditambah dengan dunia usaha yang kini semakin berkembang dan memiliki potensi nilai ekonomi.

“Dalam konteks ada potensi usaha dan pasar yang harusnya bisa kita beri dukungan melalui pihak perbankan, dalam hal ini Bank BTN. Untuk itu, pelaku usaha juga butuh dorongan dengan mengembangkan lini bisnisnya,” ujar Ketua APINDO Sulteng.

Sedangkan, ia mengaku bahwa APINDO Sulteng saat ini lebih banyak mencari segmentasi ekonomi hijau atau yang tidak merusak lingkungan. Tetapi, kata dia, mempunyai potensi jangka panjang ke depan serta tetap akan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ke depan mungkin ekonomi melambat pada sektor-sektor tertentu. Tapi kalau yang sifatnya bahan pangan, ditambah sumber daya alam kita di Sulteng ini begitu subur, dari pertanian, perkebunan, hingga perikanan, inilah yang kami inginkan dukungan dari perbankan,” katanya.

Selain itu, Ia mengungkapkan, APINDO Sulteng juga merangkul pengusaha budidaya ikan sidat dengan menebar benih di danau Poso. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu komitmen membangun ekonomi hijau dalam menjaga kelestarian hewan endemik di Sulteng.

“Contohnya ikan sidat yang merupakan hewan endemik lokal Sulawesi Tengah. Cara proses pemeliharaan sudah di dapat, menjaga lingkungan, kelestarian, kesehatan, dan kebutuhan pasar sudah ada sekitar 20 persen, tinggal 80 persen yang kita kejar,” ungkapnya.

Sementara Branch Manager BTN Palu, Herry Gerald Talupun menjelaskan bahwa kerjasama ini diinisiasi oleh pertemuan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu dengan APINDO Sulteng. Selanjutnya, pihaknya melakukan penjajakan terkait poin yang mendukung satu sama lain.

“Pada prinsipnya BTN Palu sangat menyambut baik soal kerjasama ini. Kita ingin merubah pola pikir masyarakat bahwa BTN tidak hanya punya program KPR, tetapi sekarang ini harus sesuai dengan visi BTN lebih dari sekadar KPR atau mengembangkan lini bisnis lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dukungan ini bukan hanya sebatas transaksi keuangan. Tetapi, lanjut Herry Gerald Talupun, yang perlu dicatat ialah dari sisi pemberian fasilitas pembiayaan perbankan. Dengan adanya kerjasama ini, pihak BTN Palu bisa berkolaborasi bersama APINDO Sulteng.

“Salah satunya adalah memberi dukungan kepada masyarakat dari segi ekonomi, khususnya kami mencoba menggandeng APINDO Sulteng yang membawahi berbagai kalangan pengusaha di beberapa sektor usaha. Initnya BTN hadir untuk memberi fasilitas layanan perbankan,” jelasnya. (FA)