banggai
  • dinas pangan

Dibimbing Dr Yuli, Program Kampus Mengajar Untad Berdampak Positif

CENDERAMATA- DPL Program Kampus Mengajar Angkatan 7 Untad, Dr Yuli Asmi Rahman, menyerahkan cenderamata TTG kepada Kepala Sekolah SD Negeri 4 Balaroa, Hj. Masidah S.Pd, pada Rabu, 19 Juni 2024. FOTO: IST

ELSINDO, PALU- Penarikan lima mahasiswa program Kampus Mengajar Angkatan 7 Universitas Tadulako (Untad) telah berlangsung yang dirangkaikan dengan acara penerimaan rapor dan perpisahan murid kelas 6 SDN Balaroa di Palu, pada Rabu, 19 Juni 2024.

Program Kampus Mengajar Angkatan 7 yang telah berlangsung selama empat bulan dari Februari hingga Juni 2024, diikuti oleh lima mahasiswa dari berbagai prodi Universitas Tadulako.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang numerasi dan literasi melalui berbagai kegiatan kreatif dan inovatif seperti Bioskop mini, English in class, go green, Sosialisasi Tiga Dosa besar dan P5, transfer teknologi pembelajaran online ke guru.
Kelima mahasiswa tersebut adalah Alfa Bible Bakumawa dari prodi Pendidikan Matematika, Muhammad Irli Ma’arif dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Sudirman.S.Olii dari prodi Pendidikan Geografi, serta Yusril Wahyudin dan Magfira dari prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Dalam melaksanakan program ini, mereka didampingi oleh dosen pembimbing lapangan (DPL), Dr. Yuli Asmi Rahman, yang merupakan dosen Fakultas Teknik di Universitas Tadulako.

Kepala Sekolah SD Negeri 4 Balaroa, Hj. Masidah S.Pd, merasa bersyukur SDN Balaroa kembali dipercaya sebagai mitra sekolah dalam program Kampus Mengajar 7 yang memberikan dampak positif yang signifikan.

“Kami berharap program ini dapat dilanjutkan di tahun-tahun mendatang untuk terus mendukung perkembangan pendidikan di SDN Balaroa,” ujarnya.
Kampus Mengajar merupakan kanal pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama satu semester.

Ini guna melatih kemampuan menyelesaikan permasalahan yang kompleks dengan menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pembelajaran, pengembangan strategi, dan model pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan.

Dalam kesempatan tersebut, DPL menyerahkan modul surya dan lampu DC yang dapat digunakan sebagai alat praktek pembelajaran energi terbarukan bagi siswa SDN Balaroa. Kegiatan turut dihadiri oleh komite sekolah, pengawas sekolah, Korwil Dinas Pendidikan Kota Palu. (*)