Didampingi Wamendagri, Anwar Hafid Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Pusat Pembinaan Generasi Sulteng

ELSINDO, PALU- Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah menjadikan Sekolah Rakyat sebagai pusat pembinaan generasi muda yang tangguh dan berdaya saing nasional. Penegasan ini disampaikannya saat menghadiri Launching Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso di Halaman Kantor Dinas Sosial Sulteng, Kamis (4/12/2025).

Peluncuran program strategis nasional tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus dan Wakil Gubernur Sulteng dr. Reny A. Lamadjido. Kehadiran Wamendagri, menurut Anwar Hafid, menjadi energi tambahan bagi daerah dalam mengawal kebijakan pendidikan berbasis keberpihakan pada kelompok rentan.

“Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, tapi tempat membentuk karakter, kedisiplinan, dan kemandirian,” ujar Gubernur di hadapan para siswa.

Anwar Hafid menjelaskan, sistem pendidikan berasrama yang diterapkan Sekolah Rakyat melatih mental dan ketangguhan siswa sejak dini. Ia mendorong para siswa untuk taat terhadap aturan dan percaya pada proses. “Orang yang mau hidupnya diatur, masa depannya pasti cerah,” pesannya.

Tak lupa, Gubernur memberi pesan khusus kepada para orang tua agar mendukung anak-anak mereka sepenuhnya. Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari pendidikan, tempat tinggal, hingga konsumsi, telah ditanggung pemerintah. “Yang tidak gratis hanya rindu kepada orang tua,” ucapnya, disambut tawa hadirin.

Dalam kesempatan itu, Anwar Hafid juga memaparkan berbagai terobosan Pemprov Sulteng melalui sembilan program BERANI, mulai dari Berani Lancar untuk infrastruktur, Berani Panen Raya bagi petani, Berani Tangkap Banyak untuk nelayan, hingga Berani Berdering guna memperluas akses internet di 606 desa blank spot.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus mengalir demi percepatan pembangunan, khususnya di sektor pendidikan dan konektivitas digital.

Acara diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako kepada orang tua siswa Sekolah Rakyat serta bantuan sosial bagi penyandang disabilitas, menegaskan komitmen pemerintah hadir bagi seluruh lapisan masyarakat. (**)