Berita  

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulteng Benahi Layanan, Targetkan Perpustakaan Lebih Nyaman dan Modern

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P. (FOTO:FADEL)

ELSINDO,PALU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah terus melakukan pembenahan sarana dan pelayanan guna menciptakan perpustakaan yang lebih nyaman, indah, dan representatif bagi masyarakat.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P., menegaskan bahwa sebagai pelayan publik, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan perpustakaan yang mampu memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung.

“Perpustakaan harus nyaman dan indah agar lebih representatif bagi masyarakat. Ini bukan semata-mata soal anggaran, tetapi bagian dari upaya meningkatkan sarana dan prasarana agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujar Idham.

Menurutnya, berbagai masukan dari masyarakat menjadi dasar penting dalam proses pembenahan tersebut. Masyarakat menginginkan perpustakaan yang lebih modern, lengkap, dan memberikan suasana yang nyaman sehingga mendorong minat kunjungan.

“Kalau masyarakat ingin mencintai perpustakaan, maka kita harus menghadirkan tempat yang benar-benar nyaman. Dengan begitu, tingkat kegemaran membaca juga akan meningkat,” katanya.

Idham menambahkan, peningkatan kualitas perpustakaan merupakan bagian penting dari pembangunan literasi di Sulawesi Tengah. Upaya ini dilakukan secara menyeluruh, termasuk pembenahan bidang kearsipan yang juga menjadi bagian dari tugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Dalam bidang kearsipan, pihaknya juga terus mendorong penerapan sistem digital sesuai dengan tuntutan reformasi birokrasi.

“Ke depan, kita harus berbasis digital. Arsip digital sangat penting karena menjadi salah satu indikator utama dalam reformasi birokrasi,” jelasnya.

Selain meningkatkan layanan perpustakaan dan arsip digital, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga telah memanfaatkan gedung baru yang dibangun untuk mendukung aktivitas pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, gedung sebelah yang dibangun sudah digunakan. Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk menata layanan agar masyarakat semakin nyaman,” ungkap Idham.

Ia berharap pembenahan yang dilakukan bersama Kepala Dinas dan seluruh jajaran dapat membawa perubahan positif, sehingga perpustakaan menjadi pusat literasi yang diminati masyarakat.

“Insya Allah, dengan pembenahan ini, perpustakaan Sulawesi Tengah akan semakin baik dan semakin banyak masyarakat yang datang untuk membaca dan belajar,” tutupnya. (**)