Dinas Pertanian Sigi Minta Penyuluh Pastikan Program Sesuai Kebutuhan Petani

Kepala Dinas TPHP Sigi, Moh. Afit Lamakarate pada acara Panen padi di lahan percontohan dengan metode PM-AAS di Desa Sidondo II, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. FOTO: ISTIMEWA

ELSINDO, SIGI- Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi meminta penyuluh pertanian memperkuat pendataan kebutuhan petani agar program pemerintah tepat sasaran.

Kepala Dinas TPHP Sigi, Moh. Afit Lamakarate, mengatakan pendataan harus mencakup kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih, pupuk, serta sarana produksi lainnya.

Menurutnya, setiap usulan kelompok tani perlu dicatat dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan kebutuhan yang sudah terpenuhi maupun yang masih memerlukan tindak lanjut.

Afit juga menekankan pentingnya penyuluh turun langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi lahan dan persoalan yang dihadapi petani.

Selain itu, sinkronisasi data lahan baku sawah dengan kondisi aktual dinilai penting untuk memastikan perencanaan dan target produksi pertanian lebih terukur.

Ia menegaskan, kegiatan pertanian tidak boleh berhenti pada pertemuan, penanaman, atau panen seremonial, tetapi harus berdampak pada peningkatan produksi dan produktivitas petani.

Panen padi di lahan percontohan (demplot) dengan metode Pertanian Modern-Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Sidondo II, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mencatat hasil ubinan 12,4 ton.

Panen berlangsung di lahan demplot Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Biromaru, Dusun Deasi, Kamis (22/10/2026), di atas lahan seluas satu hektare.(**)