Berita  

Jemaah Haji Kloter BPN 9 Tiba di Palu, Mayoritas Sempat Alami Batuk dan Flu Saat Puncak Haji

Salah seorang jemaah haji Kloter BPN 9, saat tiba di Asrama Haji Transit Palu, Sabtu, 20 Juni 2026. (FOTO:FADEL)

ELSINDO, PALU – Seluruh jemaah haji yang tergabung dalam Kloter BPN 9 telah kembali ke Kota Palu dengan selamat setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Sebanyak 352 jemaah asal Kota Palu, Kabupaten Morowali, dan Kabupaten Banggai Laut tiba dalam kondisi sehat, meski hampir seluruhnya sempat mengalami gangguan kesehatan berupa batuk dan flu selama pelaksanaan puncak ibadah haji.

Ketua Kloter BPN 9, H. Muh Syamsu Nursi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepulangan seluruh jemaah ke Tanah Air.

“Alhamdulillah, pada sore hari ini secara keseluruhan jemaah Kloter BPN 9 telah tiba di Kota Palu. Jemaah berasal dari Kota Palu, Kabupaten Morowali, dan Kabupaten Banggai Laut dengan jumlah 352 orang dan semuanya dalam keadaan sehat walafiat,” ujar H. Syamsu, di Asrama Haji Transit Palu, Sabtu, 20 Juni 2026.

Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi para jemaah selama berada di Arab Saudi adalah kondisi cuaca ekstrem. Saat pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, suhu udara mencapai lebih dari 43 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang sangat rendah.

Kondisi tersebut menyebabkan hampir seluruh jemaah mengalami batuk dan flu. Bahkan, fenomena itu tidak hanya terjadi pada Kloter BPN 9, tetapi juga dirasakan mayoritas jemaah haji Indonesia.

“Semua batuk. Bahkan ada istilah, cuma tiang listrik yang tidak batuk. Dokter pun ikut batuk selama pelaksanaan ibadah haji,” katanya sambil tersenyum.

Syamsu menjelaskan, beberapa jemaah lanjut usia sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat batuk dan flu yang berkepanjangan sehingga harus mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Namun, tim kesehatan kloter memberikan pelayanan secara maksimal selama 24 jam.
“Dokter dan petugas kesehatan memberikan pelayanan yang sangat ketat dan terbaik. Mereka siaga satu kali 24 jam untuk melayani jemaah yang sedang sakit,” jelasnya.

Ia bersyukur, berkat pelayanan kesehatan yang optimal dan semangat para jemaah dalam beribadah, seluruh anggota Kloter BPN 9 dapat kembali ke daerah asal masing-masing dengan selamat. (**)