ELSINDO, SIGI – Semangat membangun pendidikan yang unggul dan berkelanjutan mewarnai pelaksanaan Gebyar Kolaborasi Program Pengabdian dan Peningkatan Mutu Pendidikan di SMAN 14 Sigi, Senin (18/05). Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si., ini menjadi ajang memperkuat sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan pendidikan masa depan yang berkualitas.
Mengusung tiga pilar utama, yakni “Cerdas Siswanya, Kompeten Gurunya, dan Lestari Alamnya,” kegiatan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda.
Dalam sambutannya, Firmanza menekankan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh keberadaan guru-guru yang visioner dan siswa yang memiliki keberanian berpikir kritis. Melalui program “Berani Cerdas,” para peserta didik didorong untuk menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Tak sekadar memberikan arahan, Kadisdik juga menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan berbasis lingkungan dengan turun langsung menanam pohon durian monthong dan cabai di lingkungan sekolah. Langkah ini menjadi simbol penguatan literasi ekologi sekaligus upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa melalui sektor pertanian produktif.
“Pendidikan tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan seperti ini, siswa belajar menjaga alam sekaligus melihat potensi ekonomi yang dapat dikembangkan dari lingkungan sekitar,” ujarnya.
Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah berharap Gebyar Kolaborasi ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Program tersebut diharapkan mampu menjadi budaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menjaga kelestarian alam di Kabupaten Sigi.
Dengan penguatan kompetensi pendidik, keterlibatan masyarakat, serta pelestarian kearifan lokal, SMAN 14 Sigi diharapkan mampu melahirkan generasi emas yang tidak hanya cerdas dan kompeten, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap bumi tempat mereka tumbuh dan berkembang. (**)














