• dinas pangan

Kadisdik Sulteng Umumkan Siswa Yang Lulus PPDB Online di 9 SMAN Kota Palu

ELSINDO, PALU- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, mengumumkan secara resmi peserta didik yang lulus mendaftar di sembilan SMA di Kota Palu, yang membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online.

Kadisdik Sulteng, Yudiawati, mengumumkan hasil PPDB online itu, didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMA, Yunus, serta Kacabdis Wilayah 1 Kota Palu dan Sigi, Kristi dan Ketua MKKS SMA, Salim, yang dihadiri Kepala Sekolah (Kepsek) dari 9 SMA.

“Alhamdulillah pada pagi ini, kita sudah menyelesaikan tugas yang berat, dengan mengumumkan kepada masyarakat. Bahwa pengumuman PPDB online 2024, secara resmi telah disampaikan secara online,” kata Yudiawati, di ruang kerjanya, Senin, 10 Juni 2024.

Tentunya, kata Yudiawati, selaku Kepala Disdik Sulteng, beserta seluruh kepala sekolah, mengucapkan selamat kepada peserta didik yang diterima di satuan pendidikan sesuai dengan harapanya.

“Bagi siswa baru yang diterima atau lulus, saya berharap agar peserta didik tersebut, melaporkan diri ke satuan pendidikan masing-masing, mulai besok sampai dengan 14 Juni 2024,” ujarnya.

Sementara, kata Yudiawati, bagi peserta didik baru yang belum diterima di sembilan SMA tersebut, agar memilih SMA swasta dan SMK di Kota Palu.

“Prinsip dari pendidikan saat ini adalah, semua satuan pendidikan berkualitas, bermutu, tidak ada lagi satuan pendidikan yang istilahnya favorit, semuanya adalah favorit,” imbuhnya.

Yudiawati menerangkan, jumlah pendaftar  PPDB online di sembilan SMA Negeri tersebut kurang lebih 3.900 siswa, yang diterima kurang lebih 3.000, dan invalid atau tidak diterima sekitar 500.

“Yang invalid ini artinya dokumen yang harusnya masuk di dalam aplikasi, tidak sesuai. Maka tidak bisa diteruskan mendaftar dan telah dinyatakan selesai pendaftaran,” ungkapnya.

Kemudian, kata Yudiawati, yang mendaftar terutama di sekolah-sekolah besar seperti SMAN 1 Palu, SMAN 2 Palu, SMAN 3 Palu, SMAN 4 Palu, dan SMAN 7 Palu, semua melebihi kuota yang ada.

“Misalnya di SMAN 1 Palu, yang sudah valid tetapi belum bisa karena kuota sudah full, kurang lebih 127, sementara SMAN 2 kurang lebih 200, begitupun di SMAN 3, SMAN 4 dan SMAN 7. Sementara SMA lainya yakni SMAN 5, SMAN 8, SMAN 9 masih ada yang kosong, artinya masih bisa masuk di tempat lain sesuai dengan zonasinya,” jelasnya. (del)

*Follow Saluran WhatsApp elsindo.id untuk terus update berita Sulteng dengan mengklik tautan ini.