• dinas pangan

KPU Palu Luncurkan Tahapan Pilkada 2024 dengan Semangat Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih

KPU
Sejumlah komisioner KPU Kota Palu, saat foto bersama dalam peluncuran tahapan Pilkada 2024, di GBK Kota Palu, Rabu malam, 22 Mei 2024. (FOTO: FADEL ELSINDO)

ELSINDO, PALU– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu, resmi meluncurkan tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu 2024, di Gelora Bumi Kaktus (GBK), pada Rabu malam, 22 Mei 2024.

Acara ini juga menandai peluncuran Maskot Yojo Ante Dei dan Jingle Pilkada Kota Palu, yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan kesadaran warga menjelang hari pemungutan suara pada 27 November 2024.

Ketua KPU Palu, Idrus mengatakan, peluncuran ini merupakan bagian dari upaya sosialisasi dan pendidikan pemilih bagi masyarakat Kota Palu. “Malam ini, tepat 188 hari menuju hari pemungutan suara pada Rabu, 27 November 2024,” ujar Idrus.

Menurut Idrus, semua tahapan Pilkada didanai oleh APBD Pemerintah Kota Palu sebesar Rp 55 miliar, ditambah hibah sebesar Rp 25 juta, dari Pemerintah Kota Palu kepada KPU Kota Palu.

“Kami telah melantik 40 Panitia Pemilihan Kecamatan se-Kota Palu pada 16 Mei, dan malam ini mereka hadir bersama kami. Insya Allah, pada 26 Mei 2024, kami akan melantik 138 Panitia Pemungutan Suara yang tersebar di 46 kelurahan se-Kota Palu,” ujar Idrus.

Tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih akan dimulai dari 31 Mei hingga 23 September 2024. Selama periode ini, petugas pencocokan dan penelitian akan melakukan verifikasi data dari rumah ke rumah untuk memastikan keakuratan data pemilih. Saat ini, KPU Palu sedang memetakan 274 ribu calon pemilih yang akan didistribusikan ke beberapa TPS dengan maksimal 600 pemilih per TPS.

Pendaftaran pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu dijadwalkan pada 27-29 Agustus 2024. Pasangan calon ini akan diajukan dan didukung oleh partai politik atau koalisi partai politik tingkat Kota Palu. Penetapan pasangan calon akan dilakukan pada 22 September 2024, yang juga mencakup penetapan nomor urut pasangan calon. Kampanye akan berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024.

Idrus menekankan, pentingnya data pemilih yang berkualitas untuk menjamin efisiensi logistik dan partisipasi pemilih yang tinggi.

“Kualitas data pemilih akan dioptimalkan melalui uji publik setiap TPS dan dukungan sistem digitalisasi dengan GIS, yang memastikan lokasi TPS tepat dan mudah diakses oleh semua pemilih, termasuk penyandang disabilitas,” jelasnya.

Untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Pilkada, kata Idrus, KPU Kota Palu akan menyediakan akses mudah ke regulasi dan peraturan melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) serta informasi mandiri di situs web KPU Kota Palu. Pengelolaan logistik Pilkada juga akan berpegang pada prinsip tepat waktu, cara, desain, dan distribusi.

“KPU Kota Palu berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi hasil. Edukasi pemilih yang masif akan dilakukan hingga tingkat RT/RW, dengan target utama pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT),” katanya.

“Jika penyelenggara Pilkada jujur dan adil, pemilih cerdas, serta peserta taat aturan, maka keamanan dan kenyamanan akan tercipta. Proses Pilkada ini diharapkan menghasilkan pemimpin yang memprioritaskan persatuan dan kecintaan pada Kota Palu di atas kepentingan pribadi dan golongan,” pungkasnya.

Diakhir kegiatan Pelucuran tahapan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu, KPU Palu hadirkan bintang tamu Band Kotak untuk menghibur masyarakat Kota Palu. (del)