MAN IC Palu Matangkan Persiapan Siswa Hadapi OMI Nasional, Bidik Medali Emas

ELSINDO, PALU — Sejumlah siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Kota Palu berhasil lolos ke Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat nasional. Capaian tersebut merupakan hasil pembinaan terarah melalui kelas olimpiade, pendampingan guru, serta pengalaman mengikuti berbagai kompetisi.

Screenshot

Kepala MAN IC Kota Palu, Dr. Hj. Mardiati Rosmah, S.Ag., M.Ag., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian para siswa. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang dan kerja sama tim pembimbing yang solid.

“Pertama-tama, saya mengucap syukur kepada Allah SWT. Apa yang mereka dapatkan hari ini merupakan hasil kerja tim yang solid, tentunya mulai dari pembimbingan di awal,” ujar Mardiati.

Ia menjelaskan, siswa yang mengikuti olimpiade merupakan peserta didik yang tergabung dalam kelas olimpiade. Mereka mendapatkan program pembinaan khusus untuk mendalami bidang studi masing-masing sebagai persiapan menghadapi kompetisi.

Melalui pembinaan tersebut, siswa memiliki kesempatan meningkatkan kemampuan dan pengalaman dari satu kejuaraan ke kejuaraan lainnya.

“Memang sudah ada program dari kami untuk mereka menyelami setiap bidang studi, sehingga dari satu kejuaraan ke kejuaraan lain, jam terbang mereka semakin bertambah. Alhamdulillah, hari ini mereka mendapatkan hasil dari proses panjang itu,” jelasnya.

Mardiati mengungkapkan, capaian tersebut semakin membanggakan karena siswa kelas X sudah mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional, termasuk meraih juara pertama dan juara kedua.

Sementara itu, siswa kelas XII yang turut mengikuti pembinaan olimpiade di antaranya Muhammad Rafa Dzaky Khairy dan Amnah Mursan. Adapun Zulfa Bekti Himawan masih duduk di kelas X dan juga menjalani persiapan untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional.

Karantina dan Pelatnas untuk Persiapan Nasional

Dalam menghadapi OMI tingkat nasional, MAN IC Kota Palu menerapkan pembinaan lebih intensif melalui karantina dan pemusatan latihan.

Selama karantina, siswa difokuskan mempelajari materi serta mengerjakan soal-soal olimpiade sesuai bidang yang diikuti. Mereka tidak lagi mempelajari bidang studi lain di luar materi yang menjadi fokus persiapan kompetisi.

Selain itu, siswa juga mendapatkan pemusatan latihan melalui program pelatihan nasional (pelatnas), baik secara daring maupun luring, untuk kembali mengasah kemampuan sebelum bertanding.

“Setiap camp jenjang itu ada karantinanya. Jadi, sekarang mereka karantina untuk ke nasional. Mereka tidak mempelajari lagi bidang studi lain, selain fokus kepada soal-soal olimpiade,” ungkap Mardiati.

Ia menambahkan, pelatihan dan bimbingan khusus selalu diberikan setiap kali siswa MAN IC Kota Palu mengikuti kompetisi. Bimbingan belajar tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah untuk mempersiapkan siswa agar mampu bersaing dan meraih hasil terbaik.

Targetkan Medali Emas

Dengan persiapan yang dilakukan secara terarah, MAN IC Kota Palu menargetkan para siswa tidak hanya mampu mengikuti kompetisi nasional, tetapi juga meraih prestasi tertinggi.

Mardiati menegaskan, target yang ingin dicapai dalam ajang tersebut adalah medali emas.

“Target medali, emas tentunya,” tegasnya.

Ia berharap, kerja sama tim pembimbing, pembinaan berkelanjutan, serta kesungguhan siswa dapat mengantarkan peserta didik MAN IC Kota Palu meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional. (**)