• dinas pangan

Narwis Perjuangkan Aspirasi Warga Kelurahan Taipa Dihadapan Pemkot Palu

Narwis (tengah) selaku Anggota DPRD Kota Palu saat melaksanakan reses dihadapan masyarakat yang ada di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara. FOTO : istimewa

ELSINDO, PALU – Dalam rangkaian pelaksanaan reses, Narwis selaku Anggota DPRD Kota Palu menyampaikan bahwa akan memperjuangkan setiap aspirasi warga khususnya yang ada di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara dihadapan Pemerintah Kota Palu. 

 

“Sebagai anggota DPRD soal pengaspalan jalan, fasilitas tempat pembuangan sampah, maupun aspirasi lainnya semua masuk pokok pikiran saya, dan itu akan saya perjuangkan ” kata Narwis dihadapan masyarakat Kelurahan Taipa, Jumat malam, 10 Maret 2023.

 

Anggota DPRD Palu dari fraksi Partai Hanura ini mengatakan, Pemerintah Kota Palu akan tetap memperhatikan dan melaksanakan amanah terkait permintaan masyarakat. Selain itu, Narwis mengaku beberapa hal tersebut juga telah masuk dalam program. 

 

“Tidak ada yang ditinggalkan dan semua ini sudah diprogramkan. Jadi saya hanya meminta kepada warga di Taipa agar lebih bersabar menunggu, karena tercatat sekarang ada sebanyak 46 kelurahan di Kota Palu juga menginginkan hal yang sama,” ujar Narwis 

 

Disamping itu, ia berharap yang terpenting adalah pada reses kali ini warga bisa saling mengenal mempererat silaturahmi. Olehnya selaku anggota DPRD, Narwis juga meminta kepada masyarakat seluruh Kecamatan Palu Utara untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban. 

 

“Artinya, Pemilihan Umum (Pemilu) sudah diambang pintu, jadi sebagai anggota legislatif kami harapkan agar supaya tetap jaga keamanan hingga ketertiban. Jika ada persoalan ataupun masalah di masyarakat tidak perlu saling memprovokasi,” harapnya.

 

Ia mengungkapkan bahwa dua kecamatan yang ada di Kota Palu, yakni Palu Utara dan Tawaeli merupakan Dapil terparah saat pemilihan calon legislatif. Pasalnya, kata dia, dari 72 orang kontestan untuk menjadi anggota DPRD tercatat hanya dapat memperebutkan empat kursi. 

 

“Tapi pilihan tergantung masyarakat itu sendiri yang mana mereka inginkan untuk jadi wakil rakyat di DPRD Kota Palu. Begitu pula setiap masalah harus kita selesaikan dengan baik, libatkan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, dan RT/RW setempat,” tuturnya. (MFA)