Paskah Nasional 2026, Pesan Toleransi dan Persatuan Menguat dari Sigi

Penutupan Paskah Nasional ke-V tahun 2026 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, berlangsung khidmat dan sarat pesan kebangsaan. FOTO: ISTIMEWA

ELSINDO, SIGI– Penutupan Paskah Nasional ke-V tahun 2026 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, berlangsung khidmat dan sarat pesan kebangsaan. Sejumlah tokoh nasional dan daerah menekankan pentingnya menjaga toleransi, persatuan, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut perayaan Paskah Nasional di Sulawesi Tengah sebagai contoh nyata praktik toleransi di Indonesia. Ia menegaskan bahwa keberagaman harus diwujudkan dalam sikap saling menghormati dan kerja sama antarumat beragama.

“Jadi toleransi itu bukan yang beda harus disamakan atau yang sama harus dibedakan, tetapi sikap saling menghormati perbedaan yang dapat menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan berbangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengungkapkan rasa bangga atas suksesnya pelaksanaan kegiatan yang berlangsung aman dan damai. Ia menilai Paskah Nasional menjadi momentum memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman.

“Ini bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi momentum memperkuat persatuan dan harmoni sosial di Sulawesi Tengah,” katanya.

Di sisi lain, unsur gereja juga memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah. Komandan Teritorial Gereja Bala Keselamatan Indonesia, Kolonel Hosea Makagiantang menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah yang telah mendukung penuh terselenggaranya Paskah Nasional di Sulawesi Tengah khususnya di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Ia menilai kolaborasi yang terjalin antara pemerintah dan gereja menjadi kunci suksesnya kegiatan berskala nasional tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan pemerintah sehingga Paskah Nasional dapat terlaksana dengan baik, aman, dan penuh sukacita,” ungkapnya.

Penutupan Paskah Nasional 2026 ini sekaligus menegaskan Sulawesi Tengah sebagai daerah yang mampu merawat keberagaman dalam bingkai persatuan.

Di kesempatan itu, panitia juga mengumumkan bahwa Paskah Nasional ke-VI akan digelar di Kota Kediri, dengan tuan rumah Persekutuan Baptis Indonesia.(**)