• dinas pangan

PWI Sulteng Mulai Siapkan Atlet untuk Ikuti Porwanas 2024

PWI
Ketua SIWO PWI Sulteng, M Irwan. (FOTO:IST)

ELSINDO, PALU- Selain Pekan Olahraga Nasional (PON) di tahun 2024, tahun ini juga akan digelar Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2024. PON-nya para wartawan ini akan digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Agustus 2024.

Ketua SIWO PWI Sulteng, M Irwan mengatakan, PWI Sulteng tidak mau ketinggalan menyambut multi event kalangan jurnalis ini.

“Setidaknya PWI Sulteng telah menentukan Ketua Kontingen yakni, Fery El Shirinja, yang akan membawa kontingen Porwanas Sulteng,” kata Irwan.

Sementara itu, Ketua Kontingen Powarnas Sulteng, Fery mengaku, menargetkan dari atlet dari Sulteng dapat raih prestasi, minimal bisa medali dan juga mengharumkan nama daerah.

“Porwanas tahun ini akan dipertandingkan sekitar 10 cabang olahraga prestasi yakni atletik, bridge, biliar, badminton, catur, tenis meja, tenis lapangan, esport, futsal dan domino. Kemudian kategori lomba foto sport, olahraga tradisonal Balogo serta solo song untuk istri wartawan,” kata Fery di Kantor PWI Sulteng, bersama Fery ada Sekretaris Umum PWI Sulteng, Temu Sutrisno, serta Ketua SIWO PWI Sulteng, M Irwan, Rabu, 28 Februari 2024.

Fery mengatakan, PWI Sulteng akan memanfaatkan waktu yang tersisa sekitar enam bulan, untuk menyeleksi atlet-atlet jurnalis, yang akan membawa bendera Sulteng, serta menentukan cabor mana yang punya kans medali.

“Ya kita seleksi lebih dahulu selanjutnya, dari hasil seleksi itu akan diketahui siapa atlet jurnalis yang akan berangkat ke Banjarmasin,” ujar Fery.

Selain itu juga, kata Fery, dalam menghadapi Porwanas 2024, PWI Sulteng berencana mengkarantina atlet-atlet jurnalis, serta melakoni sejumlah eksebisi dengan tim-tim dari cabor unggulan KONI Sulteng yang akan berangkat ke PON.

“Olehnya, PWI Sulteng berharap, kepada KONI Sulteng dalam melakukan kolaborasi kerja sama mempersiapkan atlet jurnalis, agar lebih baik di Porwanas nanti. Hal ini akan dibicarakan kemudian dengan Ketua Umum KONI Sulteng,” katanya.

Intinya kata Fery, pelatihan atlet-atlet  lebih diintesnsifkan, dengan eksebisi untuk evaluasi hasil latihan. (*/del)