Berita  

Tegaskan Tak Maju Calon Ketua Asprov PSSI Sulteng, Anwar Hafid: Beri Kesempatan Anak Muda

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, saat berolahraga sepak bola. (FOTO: IST)

ELSINDO, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan tidak akan mencalonkan diri sebagai Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah. Ia memilih memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengambil peran dan memimpin organisasi sepak bola di daerah tersebut.

“Saya memutuskan tidak maju di PSSI Sulteng, dan berikan kesempatan kepada anak muda,” tegas Anwar Hafid.

Keputusan tersebut sekaligus memperjelas sikap Anwar Hafid terkait wacana pencalonan dirinya sebagai Ketua Asprov PSSI Sulteng. Meski tidak maju dalam kontestasi tersebut, ia memastikan tetap memberikan perhatian terhadap perkembangan sepak bola di Sulawesi Tengah.

Menurutnya, kemajuan sepak bola daerah membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pembinaan yang berkelanjutan, penguatan organisasi, serta keterlibatan generasi muda dalam kepemimpinan olahraga.

Anwar Hafid menjelaskan, sekitar setahun lalu dirinya sempat didaulat oleh sejumlah Asosiasi Kabupaten (Askab) dan beberapa klub sepak bola untuk maju sebagai calon Ketua Asprov PSSI Sulteng, setelah berakhirnya masa kepemimpinan Hadianto Rasyid.

Namun, sejak awal ia telah menyampaikan bahwa kesediaannya untuk maju hanya sebagai alternatif apabila tidak ada figur lain yang dinilai layak memimpin organisasi tersebut.

Kini, dengan munculnya calon lain yang dinilainya memiliki kapasitas untuk memimpin, Anwar Hafid memutuskan tidak melanjutkan rencana pencalonannya.

“Dan sekarang sudah ada calon anak yang berkomitmen majukan sepak bola, maka kenapa saya harus maju? Mari kita dukung. Semoga sepak bola Sulteng semakin maju ke depan,” ujarnya.

Anwar Hafid menilai, regenerasi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam membangun organisasi olahraga yang lebih baik. Karena itu, ia berharap kesempatan memimpin Asprov PSSI Sulteng dapat diberikan kepada figur-figur muda yang memiliki semangat, gagasan, dan komitmen untuk memajukan sepak bola daerah.

Ia juga menegaskan bahwa generasi muda perlu diberi ruang untuk tidak hanya berkontribusi, tetapi juga mengambil tanggung jawab dalam mengelola organisasi.

“Figur-figur muda harus tampil, berkontribusi dan mengambil tanggung jawab untuk memimpin Asprov PSSI Sulteng ke depan. Kita tinggal memberikan dukungan dan bimbingan agar tetap on the right track,” tegasnya.

Anwar Hafid berharap, kepemimpinan Asprov PSSI Sulteng ke depan mampu membawa semangat baru bagi perkembangan sepak bola Sulawesi Tengah. Sementara itu, dirinya akan tetap memberikan dukungan agar pembinaan dan kemajuan sepak bola di daerah tersebut dapat terus berjalan. (**)