banggai
  • dinas pangan

Yasin Serukan Transformasi Kepemimpinan dalam Talkshow Dies Natalis FEB Untad

Yasin
Moh Yasin, menjadi salah satu pembicara dalam Talkshow Silaturahmi Akademik, di halaman Fakultas Ekonomi Untad, Kamis, 13 Juni 2024. (FOTO: IST)

ELSINDO, PALU– Moh Yasin, politisi kawakan yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Donggala, Wakil Bupati Donggala, hingga Bupati Donggala, menjadi salah satu pembicara dalam Talkshow Silaturahmi Akademik.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Tadulako (FEB-Untad), yang berlangsung meriah di halaman Fakultas Ekonomi Untad, Kamis, 13 Juni 2024.

Dalam talkshow tersebut, Yasin membagikan berbagai pengalaman dan pandangannya mengenai pemerintahan, menekankan perlunya perubahan konsep kekuasaan menjadi pelayanan masyarakat.

“Pemimpin harus mampu merubah mindset kekuasaan itu sebagai pelayan masyarakat,” tegas Yasin, di depan para peserta.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam membangun daerah.

Menurut Yasin, kolaborasi yang solid mampu mengatasi berbagai tantangan, termasuk kesenjangan sumber daya yang ada di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kata Yasin, salah satu contoh yang disorotnya adalah kondisi di Morowali, di mana kebutuhan pangan yang besar harus dipenuhi dengan impor dari luar Sulteng seperti Cina dan Surabaya.

“Seperti yang terjadi di Morowali yang membutuhkan pangan yang cukup banyak, tapi suplai pangannya distok dari Cina, Surabaya, dan daerah lain di luar Sulteng,” ungkapnya.

Yasin menekankan, bahwa sinergisitas dan kolaborasi harus berjalan saling memperkuat. Ia mengingatkan bahwa jika salah satu elemen dalam kolaborasi tersebut tidak optimal, maka keseluruhan upaya pembangunan akan terhambat.

“Misalnya dalam kolaborasi, pemerintah kita sudah cepat, swasta juga cepat, tapi masyarakat kita ada yang masih lambat itu juga akan jadi masalah,” tambahnya.

Talkshow ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk akademisi, mahasiswa, dan praktisi. Hadir pula Dirut RS Samaritan dan Owner Toko Rio yang mewakili kalangan pengusaha muda di Kota Palu. Kegiatan ini menjadi ajang bertukar gagasan dan mempererat silaturahmi antara berbagai pihak demi kemajuan daerah.

Dengan pengalaman dan wawasan yang luas, Yasin berhasil, memukau hadirin dan memberikan inspirasi untuk terus meningkatkan kualitas kolaborasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Talkshow ini diharapkan, dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam upaya membangun Sulteng yang lebih baik. (del)