Manasik Haji KBIHU Babussalam Berakhir, Jemaah Diingatkan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

Screenshot

ELSINDO, PALU— Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai penutupan manasik haji yang digelar KBIHU Babussalam Palu di aula Asrama Haji Transit Palu, Ahad (12/4/2026). Sebanyak 169 jemaah calon haji yang tergabung dalam KBIHU Babussalam mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias hingga akhir acara.

Tak hanya jemaah dari KBIHU Babussalam, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah jemaah dari Kota Palu yang tidak tergabung dalam yayasan, serta jemaah asal Morowali yang turut ambil bagian dalam manasik hari terakhir ini.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Kanwil Kementerian Haji Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Kemenhaj Kota Palu, Kepala Kementerian Agama Kota Palu, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Tengah yang mewakili gubernur, bersama sejumlah pejabat lainnya.

Kepala Kanwil Kementerian Haji Sulawesi Tengah, H. Muchlis, dalam sambutannya menyampaikan pesan penting kepada para jemaah agar tidak berhenti belajar meskipun telah menyelesaikan manasik haji.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta memperbaiki hubungan dengan sesama.

“Teruslah belajar, jaga kesehatan, dan perbaiki hubungan dengan keluarga serta sesama. Saling memaafkan dan memperbanyak kebaikan menjadi bekal penting menuju haji yang mabrur,” ujarnya.

Diketahui, jumlah jemaah haji asal Sulawesi Tengah tahun ini mencapai 1.751 orang. Sesuai jadwal, kloter pertama yakni Kloter 9 BPN akan mulai masuk Asrama Haji pada 7 Mei 2026 dan diberangkatkan menuju embarkasi Balikpapan pada 8 Mei 2026.

Untuk Kota Palu sendiri, total jemaah Kloter 9 berjumlah 192 orang, termasuk satu petugas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 jemaah merupakan bagian dari KBIHU Babussalam.

Pihak Kanwil memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik. Asrama Haji Transit Palu dinilai siap menampung jemaah, dengan kapasitas 400 orang, sementara jumlah jemaah per kloter sekitar 360 orang, sehingga masih tersedia kelebihan tempat tidur.

“Tahun ini ada lima kloter, meski kloter terakhir tidak penuh karena sebagian jemaah akan bergabung dengan Kalimantan Timur,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan adanya penyesuaian kuota haji, dari sebelumnya 1.993 jemaah menjadi 1.751 jemaah untuk Sulawesi Tengah tahun ini.

Meski demikian, pemerintah tetap memprioritaskan pelayanan bagi jemaah lanjut usia (lansia) agar dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman.

Sementara itu, Pimpinan KBIHU Babussalam, H. Mustamin Umar, mengapresiasi kesungguhan para jemaah dalam mengikuti seluruh rangkaian manasik haji.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan, kesehatan, dan mampu meraih haji yang mabrur,” harapnya. (**)