Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kakanwil Kemenag Sulteng Ajak Warga Perkuat Moderasi Beragama

Kakanwil Kemenag Sulteng, Dr. H. Junaidin. (FOTO: HUMAS)

ELSINDO, PALU — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sulawesi Tengah, H. Junaidin, mengimbau masyarakat untuk memperkuat moderasi beragama dan menjaga persatuan pasca penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 Antiteror Polri di wilayah Sulawesi Tengah.

Menurut Junaidin, langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat merupakan bagian dari upaya negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman paham radikal dan ideologi kekerasan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan nasional.

“Penangkapan ini adalah bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ancaman terorisme sering memanfaatkan celah sosial untuk menyebarkan paham intoleransi dan kebencian,” ujar Junaidin di Palu, Kamis (7/5/2026).

Ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan. Menurutnya, penguatan moderasi beragama menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat di tengah keberagaman.

“Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai moderasi beragama. Kewaspadaan kolektif adalah kunci untuk menangkal pihak-pihak yang mencoba menyusupkan paham intoleransi dan kebencian,” tegasnya.

Junaidin juga mengajak masyarakat untuk aktif melakukan langkah-langkah preventif guna mencegah berkembangnya paham radikal di lingkungan sekitar. Di antaranya dengan memperkuat pendidikan keagamaan yang inklusif dan damai sejak dari lingkungan keluarga, menjaga harmoni antarumat beragama, serta menolak segala bentuk ujaran kebencian.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia pun menyatakan dukungan penuh terhadap program pembinaan dan deradikalisasi yang dijalankan pemerintah sebagai bagian dari upaya menjaga kedamaian dan persatuan bangsa.

“Dengan semangat kebersamaan dan penguatan nilai-nilai persatuan, kita optimistis Sulawesi Tengah akan terus menjadi wilayah yang harmonis, aman, dan damai bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (**)