ELSINDO, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mendorong Forum Pemuda Sulawesi Tengah menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk menyatukan gagasan, membangun kolaborasi, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat melantik pengurus dan anggota Forum Pemuda Sulawesi Tengah masa bakti 2026–2031 di Rujab Siranindi, Minggu (16/8/2026).
Menurut Anwar, kehadiran Forum Pemuda Sulteng memiliki arti penting di tengah banyaknya organisasi dan wadah kepemudaan yang telah tumbuh di Sulawesi Tengah. Forum tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi organisasi, tetapi mampu menghadirkan gagasan segar dan energi baru bagi kemajuan daerah.
“Saya kira ini adalah sebuah forum pemuda Sulawesi Tengah yang begitu strategis, yang mencoba mengorganisasi diri dari unsur kepemudaan di tengah begitu banyaknya forum-forum pemuda yang ada di daerah kita,” ujar Anwar.
Ia pun mengapresiasi semangat para pengurus Forum Pemuda Sulawesi Tengah yang dinilai menunjukkan keseriusan dalam membangun dan mengembangkan organisasi.
Anwar mengungkapkan, sejak awal pembentukan forum, dirinya telah melihat adanya semangat dari kalangan anak muda untuk berorganisasi sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan. Semangat tersebut, kata dia, semakin terlihat dari keseriusan ketua dan jajaran pengurus dalam membina forum.
Bagi Anwar, semangat berorganisasi dan keberanian mengambil peran merupakan modal penting untuk membentuk generasi muda yang mampu menghadapi tantangan sekaligus menentukan arah masa depan bangsa.
“Jiwa seperti inilah yang harus dimiliki oleh generasi muda jika kita ingin mengelola dan menentukan masa depan Indonesia,” tegasnya.
Ia berharap Forum Pemuda Sulawesi Tengah dapat menjadi ruang yang produktif bagi anak muda untuk bertukar gagasan, memperkuat persatuan, serta melahirkan berbagai kontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Tengah.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, Forum Pemuda Sulawesi Tengah diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan membuktikan bahwa generasi muda bukan sekadar penerus, tetapi juga bagian penting dari penggerak pembangunan daerah. (**)


















