Daerah  

Kundapil, Asrullah Serap Aspirasi Warga: Dari Abrasi Pantai hingga Penguatan UMKM

ELSINDO, TOLITOLI — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Asrullah, SE., MM, menyerap langsung aspirasi masyarakat dalam pelaksanaan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) di Kabupaten Tolitoli.

Kegiatan tersebut, dilaksanakan selama empat hari, sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Asrullah merupakan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah.

Dalam Kundapil tersebut, Asrullah melakukan tatap muka dan dialog interaktif bersama masyarakat di Desa Laulalang, Kecamatan Tolitoli Utara, serta Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli. Pertemuan dilakukan secara terbuka untuk mendengarkan langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat Desa Laulalang. Di antaranya kebutuhan pembangunan rumah ibadah masjid dan gereja, pembangunan atau penanganan abrasi pantai, bantuan alat bagi nelayan, serta bantuan pupuk.

Sementara masyarakat Desa Lakatan menyampaikan sejumlah kebutuhan, antara lain pembangunan rumah ibadah, bantuan untuk majelis taklim, bantuan ternak sapi bagi kelompok peternakan, pengadaan peralatan pendukung usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta normalisasi sungai.

Selain menyerap aspirasi baru, Kundapil juga menjadi momentum untuk melihat manfaat sejumlah bantuan yang telah diterima masyarakat.

Di Desa Laulalang, masyarakat telah menerima bantuan berupa tenda dan kursi. Bantuan tersebut dinilai membantu masyarakat dalam pelaksanaan berbagai kegiatan sehingga tidak lagi harus meminjam perlengkapan dari desa tetangga.

Sedangkan di Desa Lakatan, terdapat kelompok ternak yang telah mendapatkan bantuan ayam petelur. Bantuan tersebut diapresiasi kelompok penerima karena dinilai dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Asrullah menilai aspirasi yang disampaikan masyarakat merupakan masukan penting dalam pelaksanaan fungsi pengawasan dan penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Berbagai usulan tersebut selanjutnya menjadi bahan masukan untuk monitoring dan evaluasi serta dapat diperjuangkan sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.

Kegiatan Kundapil ini sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dengan masyarakat di daerah pemilihan, sehingga kebutuhan pembangunan dapat disampaikan secara langsung dan menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembangunan di Sulawesi Tengah.(**)