ELSINDO, PALU- Program Beasiswa Berani Cerdas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga saat ini, data ribuan mahasiswa penerima manfaat telah melalui tahapan verifikasi dan validasi untuk selanjutnya diproses menuju pembayaran.
Pengelola Berani Cerdas Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Sintia Dewi Mateka, S.Sos., M.A.P., mengatakan hampir seluruh data mahasiswa telah dikirimkan ke perguruan tinggi untuk dilakukan verifikasi dan validasi.
Menurutnya, jumlah perguruan tinggi yang menjadi bagian dalam proses tersebut bertambah pada 2026. Dari sekitar 387 perguruan tinggi pada 2025, terdapat tambahan sekitar 100 perguruan tinggi pada tahun ini.
“Alhamdulillah, saat ini sudah hampir 100 persen data dikirimkan ke perguruan tinggi untuk diverifikasi dan divalidasi,” ujar Sintia.
Ia menjelaskan, masih terdapat sejumlah perguruan tinggi yang datanya belum dapat dikirim karena pihak kampus belum memberikan respons atau komunikasi dengan admin program berjalan lambat.
Untuk mengatasi kendala tersebut, pengelola Berani Cerdas meminta mahasiswa turut berperan aktif dengan menghubungi pihak kampus masing-masing.
Mahasiswa diminta memastikan nomor kontak atau admin perguruan tinggi yang dapat dihubungi sehingga proses pengiriman data untuk verifikasi dan validasi dapat segera dilakukan.
“Saat ini sudah terkirim data ke 101 perguruan tinggi untuk diverifikasi dan divalidasi. Kemudian sekitar 18.587 mahasiswa sudah diproses oleh Biro Kesejahteraan Rakyat untuk status pembayaran,” jelasnya.
Sintia berharap proses tersebut dapat berjalan lancar sehingga mahasiswa penerima Beasiswa Berani Cerdas dapat segera melakukan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) pada semester ganjil.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menunggu hingga mendekati batas pembayaran, khususnya bagi mahasiswa perguruan tinggi swasta.
“Batas pembayarannya pada September untuk swasta. Kami mengimbau mahasiswa segera mendaftar sebelum batas pembayaran tersebut, karena data akan kami kirimkan secara bertahap ke kampus untuk diverifikasi dan divalidasi,” katanya.
Menurut Sintia, pendaftaran Beasiswa Berani Cerdas hingga kini belum ditetapkan batas akhir secara khusus. Namun, mahasiswa tetap diminta memperhatikan jadwal akademik dan batas pembayaran masing-masing perguruan tinggi.
“Harapan kami, program Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur ini bisa berjalan baik. Semua mahasiswa yang memenuhi persyaratan bisa lolos dan segera mendapatkan pembayaran,” pungkasnya. (**)













