ELSINDO, PALU – Dengan sinergi yang terus diperkuat, Bank Indonesia sangat optimis adanya program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh masyarakat.
“Khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T), serta mendorong ketahanan ekonomi nasional dari Sabang hingga Merauke,” kata Kepala BI Sulteng, Muhamad Irfan Sukarna, Selasa (7/7/2026).
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 15 pegawai Pejuang Rupiah Bank Indonesia dari sejumlah Kantor Perwakilan Bank Indonesia yakni, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Maluku Utara, Papua Barat, Bali, Bengkulu dan Kantor Pusat .
“Program ERB tidak hanya dipandang penting di tingkat nasional, namun juga telah memperoleh pengakuan internasional. Atas keberhasilan dan dampak strategis program tersebut, Bank Indonesia meraih penghargaan Currency Initiative pada ajang 11th Annual Central Banking Awards di London pada tahun 2024,” ujarnya.
Menurutnya, penghargaan ini merupakan pengakuan atas kolaborasi Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut dalam menjangkau wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tinggi, menyediakan Rupiah layak edar bagi masyarakat, serta memperkuat penggunaan Rupiah sebagai simbol dan instrumen kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah perbatasan dan 3T.
“Penghargaan tersebut menegaskan komitmen BI dalam memperkuat peran Rupiah sebagai alat pembayaran sah sekaligus simbol kedaulatan negara yang harus hadir di seluruh pelosok tanah air,” tuturnya.
Melalui pelaksanaan ERB ini, Bank Indonesia berharap masyarakat di wilayah 3T tidak hanya mendapatkan akses yang lebih luas terhadap uang Rupiah berkualitas, tetapi juga semakin memahami pentingnya merawat, menggunakan, dan menghormati Rupiah.
“Program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat tentang Rupiah, sekaligus memperkuat rasa cinta dan bangga terhadap simbol kedaulatan negara,” ucapnya.
Bank Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI Angkatan Laut, Pemerintah Daerah, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ERB ini.
Kolaborasi lintas institusi ini menjadi bukti nyata bahwa menjaga kedaulatan Rupiah bukan hanya tugas Bank Indonesia semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. (FA)














