BI Sulteng Distribusikan Uang Rupiah di Daerah 3T Melalui Program ERB 2026

Kegiatan program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026, yang berlangsung di Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (7/7/2026). FOTO : FIKRI.

ELSINDO, PALU – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah secara rutin mendistribusikan uang rupiah layak edar ke daerah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) melalui program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026, yang bersinergi dengan TNI Angkatan Laut, dengan pelaksanaan kegiatan berlangsung di Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (7/7/2026).

Pada periode 2025, BI Sulteng menyediakan dana lebih dari Rp10,5 miliar untuk menjangkau pulau-pulau 3T di wilayah Sulawesi Tengah. Namun di tahun ini, BI Sulteng menyiapkan dana sebesar Rp12,24 miliar atau mengalami peningkatan 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Selain layanan penukaran uang, pada ERB tahun ini akan memberikan edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah dan kebanksentralan serta kegiatan sosial berupa bantuan paket sembako, pemenuhan gizi anak dan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah, Muhamad Irfan Sukarna

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011, Irfan Sukarna menyampaikan Bank Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menjamin ketersediaan Rupiah yang berkualitas, terpercaya, serta dalam jumlah yang memadai di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tantangan geografis Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dengan keterbatasan infrastruktur, ditambah posisi strategis berbatasan dengan 11 negara tetangga, menuntut inovasi dalam mendistribusikan rupiah ke masyarakat, terutama di wilayah 3T,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Irfan, sejak tahun 2012 Bank Indonesia bersinergi dengan TNI AL melalui program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB). Menurutnya, kolaborasi ini memanfaatkan armada laut TNI AL yang mampu menjangkau pulau-pulau terpencil, sekaligus memperkuat fungsi Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi strategis Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut yang telah terjalin sejak tahun 2012 dalam mendukung pengedaran Rupiah di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T),” ungkapnya.

Hingga tahun 2025, Irfan Sukarna mengaku bahwa sinergi tersebut telah diwujudkan melalui 150 kegiatan layanan kas keliling yang menjangkau 766 pulau.
Pada tahun lalu, kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) telah menjangkau
18 provinsi dan 91 pulau 3T dengan nilai penukaran uang mencapai Rp154,4 miliar,
yang disertai edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, layanan kesehatan, bantuan sosial, serta program bela negara.

“ERB Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026 merupakan pelaksanaan ke-11 dan berlangsung pada 7–13 Juli 2026. Menggunakan KRI Lumba-Lumba-881, tim ERB akan berlayar mengunjungi lima pulau, yaitu Bokan Kepulauan, Banggai, Salakan, Walea Kepulauan, dan Wakai,” pungkasnya. (FA)