ELSINDO, PALU— Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang unggul melalui ajang olahraga. Hal itu disampaikan saat membuka turnamen Piala Gubernur Liga 4 di Lapangan Sapta Marga Faqih Rasyid, Palu, Jumat (10/4/2026).
Di hadapan para pemain, official, dan masyarakat, Anwar Hafid menekankan bahwa sepak bola bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana strategis untuk membentuk karakter, mempererat persatuan, serta melahirkan talenta muda berprestasi.
“Semoga kompetisi ini bisa melahirkan talenta-talenta muda yang mampu mengharumkan sepak bola Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan besar dalam membangun kebersamaan masyarakat. Semangat kolektif yang tumbuh dari olahraga ini diyakini menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan daerah.
“Sepak bola adalah olahraga yang memiliki kontribusi besar dalam membangun kebersamaan antar masyarakat,” tambahnya.
Lebih jauh, Gubernur memastikan bahwa sektor olahraga akan terus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Ia berkomitmen melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas olahraga secara berkelanjutan.
“Ke depan kita akan terus perbaiki olahraga di Sulawesi Tengah agar anak-anak muda kita bisa lebih kreatif dan maju,” ungkapnya.
Ajang Liga 4 ini juga dinilai sebagai momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar daerah sekaligus mengakselerasi perkembangan sepak bola lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Menutup sambutannya, Anwar Hafid mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.
“Bertandinglah dengan jujur, adil, dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.
Turnamen Piala Gubernur Liga 4 ini diikuti sejumlah klub dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah yang terbagi dalam empat grup:
Pool A: Persigi, AKL 88 FC, Persido
Pool B: Persibal, Sinar Laut, Garda FC
Pool C: Galara Utama, Kaleke Putra, Persema FC
Pool D: Celebest FC, Berlian Tomoli
Pembukaan turnamen ini menjadi langkah nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mencetak generasi muda yang tangguh, kreatif, dan siap bersaing di masa depan. (**)
















