ELSINDO, SIGI– Pemerintah Kabupaten Sigi terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Sigi.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat expose yang dipimpin Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, didampingi Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi, di Aula Kantor Bupati Sigi, Senin (18/5/2026).
Rapat turut dihadiri Ketua TP-PKK Sigi, Siti Halwiah, jajaran OPD, pengurus LPTQ, serta perwakilan kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah.
Dalam arahannya, Bupati Rizal menegaskan kesiapan Pemkab Sigi menjadi tuan rumah yang baik pada agenda keagamaan tingkat provinsi tersebut. Ia meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi agar tahapan persiapan berjalan maksimal.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sigi, kami siap menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-31 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Sigi,” tegasnya.
Menurut Rizal, MTQ bukan sekadar ajang lomba seni baca Al-Qur’an. Kegiatan itu juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
Ia menilai keberhasilan pelaksanaan MTQ membutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Agama, LPTQ, hingga masyarakat. Karena itu, seluruh elemen diharapkan terlibat aktif demi menciptakan kegiatan yang tertib dan nyaman bagi peserta maupun tamu daerah.
“Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan serta syiar Islam di Sulawesi Tengah,” katanya.
Dalam rapat tersebut, sejumlah aspek teknis turut dibahas. Di antaranya kesiapan arena utama dan lokasi cabang lomba, akomodasi kafilah, transportasi, infrastruktur, hingga pelayanan kesehatan dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Pemkab Sigi juga memastikan kesiapan fasilitas penunjang bagi tamu dan peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar seluruh kebutuhan pelaksanaan MTQ XXXI Sulteng dapat terpenuhi dengan baik.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemkab Sigi optimistis MTQ ke-31 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dapat berlangsung sukses, lancar, serta memberi dampak positif bagi penguatan nilai keagamaan dan promosi daerah.(**)
















