Gerakan Pangan Murah, Warga Parigi Moutong Beli Beras SPHP Milik Bulog Harga Terjangkau

Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan Polres Parigi Moutong bekerja sama dengan Perum Bulog, Senin (18/5/2026). FOTO : Istimewa.

ELSINDO, PARIGI MOUTONG — Di tengah kebutuhan pangan masyarakat yang terus meningkat, Polres Parigi Moutong kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan warga melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan Perum Bulog, Senin (18/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wita di Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga tampak antusias memanfaatkan penjualan beras dengan harga terjangkau yang disediakan langsung untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 kilogram beras atau 20 sak berhasil terjual kepada masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya keluhan dari warga.

Kasat Binmas Polres Parigi Moutong, AKP Zulkufran mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok, khususnya beras, dengan harga yang lebih ringan dan mudah dijangkau. Ini juga menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam membantu menjaga stabilitas pangan,” ujar AKP Zulkufran.

Ia menambahkan, sinergi antara Polres Parigi Moutong dan Perum Bulog diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program kemanusiaan dan kesejahteraan warga,” tambahnya.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen Polres Parigi Moutong dalam mendukung program pemerintah menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah (Pinwil) Bulog Sulteng, Jusri, mengatakan stok beras yang tersimpan di gudang Bulog saat ini mencapai kurang lebih 21 ribu ton.

“Kami pastikan stok beras cukup hingga Desember. Apalagi beberapa kabupaten di Sulawesi Tengah akan memasuki masa panen dalam waktu dekat,” ujar Jufri saat ditemui belum lama ini.

Bulog Sulteng mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Jusri menegaskan stok beras di gudang masih melimpah dan harga tetap terjangkau.

“Masyarakat diminta belanja secukupnya. Tidak perlu panik karena stok beras masih banyak tersedia. Bahkan akan ada tambahan bantuan pangan periode September–Oktober,” pungkasnya. (**/FA)