ELSINDO, PALU- Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah terus memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan. Di SMK Negeri 1 Palu, ratusan siswa kini merasakan langsung manfaat dari program yang mulai berjalan sejak Februari 2025 tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Palu, Meike Lapasi, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa penyaluran MBG di sekolahnya berlangsung lancar. Pada awal pelaksanaan, jumlah penerima mencapai lebih dari 1.100 siswa. Namun, karena siswa kelas XII tengah melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) di industri, kini MBG difokuskan untuk kelas X dan XI dengan jumlah penerima sekitar 835 siswa.
“Sejak awal, kami bekerja sama dengan Ibu Ayu selaku SPPG Kota Palu. Penyaluran berjalan baik, meskipun sempat ada kendala kecil di awal terkait menu ikan yang kualitasnya kurang layak. Untungnya, hal itu cepat kami antisipasi sehingga tidak sempat dikonsumsi siswa,” jelas Meike.
Pihak sekolah pun, kata dia, menerapkan prosedur ketat dalam memastikan makanan yang diterima siswa benar-benar aman. Guru-guru diberi tugas tambahan sebagai “piket MBG” dengan melakukan uji organoleptik, yaitu pengecekan tekstur, aroma, hingga mencicipi sampel makanan sebelum dibagikan ke siswa.
“Kalau teksturnya kurang bagus atau berbau tidak sedap, maka langsung kami curigai tidak layak konsumsi. Kami selalu ambil tiga sampel untuk dicoba terlebih dahulu,” tambahnya.
Selain guru, siswa juga dilibatkan dalam proses distribusi. Setiap kelas memiliki penanggung jawab yang bertugas mengambil makanan dan memastikan jumlah wadah yang dibagikan sesuai dengan kuota. “Kalau ada wadah yang hilang, pihak sekolah bisa dikenai sanksi ganti rugi. Jadi, semua harus diatur dengan baik,” tutur Meike.
Lebih lanjut, ia berharap menu MBG dapat lebih bervariasi agar siswa tidak bosan dengan lauk yang itu-itu saja. Namun, evaluasi menu sepenuhnya berada dalam kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN) bersama SPPG Kota Palu.
Meski begitu, pihak sekolah tetap bersyukur atas hadirnya program ini. “Banyak siswa kami yang berasal dari keluarga kurang mampu. Mereka sangat bersyukur mendapatkan makanan sehat dan bergizi gratis setiap hari. Semoga program ini bisa terus berjalan sesuai harapan bersama,” pungkas Meike. (del)















