Itjen Kemenimipas Kunjungi Imigrasi Palu Perkuat Pengawasan UPT

Inspektur Wilayah III Itjen Kemenimipas, Hendro Tri Prasetyo (tengah) didampingi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas l TPI Palu, Muhammad Akmal. FOTO : Fikri.

ELSINDO, PALU – Inspektur Wilayah III Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Itjen Kemenimipas) secara berkala melaksanakan kunjungan kerja dan pengawasan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Kali ini dilaksanakan di wilayah kerja di Sulawesi Tengah, khususnya Imigrasi Kelas ll TPI Palu guna memastikan standar pelayanan publik, akuntabilitas, serta penguatan zona integritas berjalan optimal, Kamis (6/8/2026).

Inspektur Wilayah III Itjen Kemenimipas, Hendro Tri Prasetyo menjelaskan bahwa kunjungan ini sebagai pengawasan dan penguatan itegritas. Selain itu, memastikan seluruh aparatur sipil negara mengubah pola pikir (mindset) demi mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Kami mengoptimalkan pengawasan berjenjang yang melibatkan UPT sebagai lini pertama, Kantor Wilayah sebagai lini kedua, dan Itjen sebagai lini ketiga. Termasuk memeriksa alur pelayanan paspor, izin tinggal, serta sarana dan prasarana di lapangan,” jelas Hendro Tri Prasetyo.

Dirinya juga mengapresiasi dan bangga akan usaha dari Pemerintah daerah Sulawesi Tengah dalam menjadikan Bandara Udara Mutiara Sis Aljufri Palu sebagai bandara Internasional. Lanjut dia, terutama pihak Imigrasi yang berperan penting dalam menjaga keimigrasian.

“Imigrasi menjadi salah satu ujung tombak dalam melakukan pelayanan di Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri Palu. Sebab, Imigrasi merupakan peranan penting untuk menyaring Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto mengatakan bahwa kunjungan tersebut dalam rangka mempererat koordinasi dan memperkuat kerja sama di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Koordinasi yang baik diharapkan mampu memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto.

Ia menyatakan dukungan penuh terhadap pembukaan penerbangan internasional melalui Bandara Mutiara SIS Al-Jufri. Menurutnya, konektivitas internasional akan membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan investasi, perdagangan, pariwisata, dan perekonomian Sulawesi Tengah.

Sama halnya diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas l TPI Palu, Muhammad Akmal. Menurutnya, pihaknya memastikan sarana dan prasarana pelayanan keimigrasian telah siap digunakan untuk melayani kedatangan maupun keberangkatan internasional di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu.

“Seluruh perangkat pemeriksaan keimigrasian, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan internasional, telah siap sejak sepekan lalu. Kami juga telah menyiapkan personel yang bertugas sesuai standar operasional. Kesiapan kami didukung pembinaan dan pendampingan dari Direktorat Jenderal Imigrasi, termasuk Direktorat Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) serta Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian,” kata Muhammad Akmal.

Selain itu, koordinasi dengan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora), TNI, Polri, Bea Cukai, Karantina, dan instansi terkait terus diperkuat untuk memastikan operasional penerbangan internasional berjalan aman, tertib, dan memberikan pelayanan keimigrasian yang optimal kepada masyarakat