ELSINDO, MORUT- PT Trinusa Dharma Utama (PT TDU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pada pilar ekonomi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelatihan peningkatan kapasitas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Ganda Ganda yang berlangsung selama tiga hari, pada 10 hingga 12 Juli 2026, di Kantor Desa Ganda Ganda, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Trinusa Dharma Utama, Agus Suheli, ini diikuti oleh 21 pelaku UMKM, yang seluruhnya merupakan perempuan dari Dusun I hingga Dusun IV Desa Ganda Ganda.
Para peserta mendapatkan materi mengenai literasi keuangan lanjutan, branding, serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai bekal untuk meningkatkan daya saing usaha di era digital.
Humas Trinusa Group, Mario Agung Ranu, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
Menurutnya, perusahaan ingin memastikan bahwa setiap program pemberdayaan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap perkembangan usaha masyarakat.
”Keberhasilan Program PPM bukan diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari perubahan yang mampu dirasakan masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami ingin pelaku usaha memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik, membangun identitas produknya, serta memanfaatkan teknologi digital agar usahanya semakin berkembang dan berdaya saing,” ujar Mario, Sabtu, 18 Juli 2026.
Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari program peningkatan kapasitas yang sebelumnya telah dilaksanakan PT TDU.
Selain memperkuat pemahaman peserta dalam pengelolaan keuangan usaha, kegiatan ini juga memperkenalkan strategi branding yang efektif serta pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pemasaran digital, pembuatan konten promosi, hingga peningkatan produktivitas usaha.
Sementara itu, Direktur Operasional PT TDU, Ilham Erlangga, menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu investasi sosial perusahaan yang bertujuan menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
”Kami ingin masyarakat tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam pengembangan usahanya. Oleh karena itu, pelatihan ini akan menjadi awal dari proses pendampingan yang lebih berkelanjutan sehingga pelaku usaha lokal mampu tumbuh, berkembang, dan menjadi kekuatan ekonomi baru di Desa Ganda Ganda,” ungkap Ilham.
Hasil evaluasi pelatihan juga menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh materi yang diberikan, baik literasi keuangan, branding, maupun pemanfaatan AI.
Dengan semangat pemberdayaan yang berkelanjutan, PT TDU berharap program ini dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan.(**)













