ELSINDO, PALU – Universitas Abdul Azis Lamadjido (Unazlam) Palu kembali mencetak lulusan unggul melalui Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana yang digelar di salah satu hotel di Kota Palu, Sabtu (29/11/2025). Sebanyak 97 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan pada momentum akademik tersebut.

Rektor Unazlam Palu, Dr. Muhammad Dharma Halwi, SE., MM, dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar akademik bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk terus belajar dan berkontribusi di tengah dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Jadikan iman dan takwa sebagai pedoman hidup. Jadilah pembelajar seumur hidup agar mampu bersaing. Buktikan bahwa alumni Universitas Abdul Azis Lamadjido adalah insan yang berintegritas, jujur, dan dapat dipercaya,” tegas Rektor.
Ia menambahkan, gelar akademik hanyalah tiket masuk, bukan jaminan kesuksesan. Para lulusan dituntut untuk terus mengasah keterampilan, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta tidak cepat berpuas diri.
“Ilmu pengetahuan harus digunakan untuk menegakkan kebenaran dan kemaslahatan, bukan untuk mengakali apalagi merugikan orang lain,” ujarnya.
Selain kecerdasan intelektual, Rektor juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pencapaian profesional dan kesehatan lahir batin. Menurutnya, kualitas sejati seseorang tidak hanya diukur dari prestasi, tetapi juga dari kemampuan menjaga keharmonisan hidup.
“Rawat kesehatan mental dan fisik, sebab jiwa dan raga yang prima akan melahirkan pikiran jernih untuk berkarya secara produktif dan beribadah dengan khusyuk,” pesannya.
Di akhir sambutan, Rektor berharap para lulusan menjadi pribadi unggul dan utuh yang memadukan kecerdasan ilmu, kedalaman iman, serta kemuliaan akhlak. Ia juga mengajak wisudawan untuk tetap menjaga ikatan dengan almamater.
“Jangan pernah melupakan rumah ini. Teruslah menjalin silaturahmi, karena kami menanti kontribusi kalian untuk bersama-sama membangun Unazlam ke depan,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, orasi ilmiah disampaikan oleh Prof. Ahlis Djirimu, Ph.D, yang mengulas kondisi perekonomian Sulawesi Tengah serta pentingnya sumber-sumber pertumbuhan baru yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Panca Bhakti Palu, Ir. Rendy M. Affandy Lamadjido, MBA, menyampaikan bahwa dalam waktu kurang dari dua tahun, Universitas Abdul Azis Lamadjido telah berkembang pesat dan menembus kancah internasional.
“Unazlam kini menjadi bagian dari jejaring internasional yang melibatkan 58 negara. Ini membuktikan bahwa Unazlam telah diakui sebagai bagian dari komunitas akademik global,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sejak awal pendiriannya, Unazlam dibangun dengan orientasi sosial, membuka akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, tanpa menjadikan pendidikan sebagai ajang komersialisasi.
“Universitas harus menjadi ruang pengabdian dan pusat pendidikan, bukan tempat mencari keuntungan pribadi,” tegasnya.
Dalam dua tahun terakhir, Unazlam telah melaksanakan wisuda sebanyak lima kali guna memastikan mahasiswa tidak terlalu lama menunggu penyelesaian studi. Selain itu, Unazlam juga terus memperluas kerja sama dengan pemerintah dan berbagai institusi pendidikan, termasuk penguatan pembelajaran bahasa asing seperti Bahasa Mandarin, Arab, dan Inggris sebagai bekal menghadapi persaingan global.
Ke depan, Unazlam juga memfokuskan pengembangan program di sektor pertanian dan peternakan melalui kerja sama dengan para pakar untuk membangun kawasan pertanian terpadu.
Perwakilan LLDIKTI Wilayah XVI, Akub Zainal S. Busura, S.H., M.H, turut memberikan apresiasi kepada para wisudawan dan Unazlam Palu. Ia menyebut wisuda sebagai langkah awal pengabdian di masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa dunia kerja menuntut lebih dari sekadar ijazah.
“Dunia kerja membutuhkan keterampilan dan karakter yang kuat. Karena itu, saya berharap para wisudawan terus belajar dan mengembangkan diri,” katanya.
Acara wisuda ini turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulawesi Tengah, Sadly Lesnusa, yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah. (**)














