ELSINDO, PALU– Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, menggelar Wisuda Sarjana ke-55 dan Pascasarjana ke-11, Selasa (9/9/2025), di Gedung Banua Kaili Rusdy Toana. Sebanyak 431 lulusan resmi dikukuhkan pada momen penuh haru dan kebanggaan tersebut.

Wisuda kali ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny Lamadjido, serta perwakilan Pemerintah Kota Palu, serta tokoh nasional di lingkungan Muhammadiyah. Hadir Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Ir. Mohammad Adam Jerusalem, ST., SH., MT., Ph.D, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI GOSULUTENG, Munawir Sadzali Razak, S.IP., M.A, hingga Koordinator Kopertais Wilayah VIII Sulawesi, Maluku, dan Papua, Prof. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D.
Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, S.E., M.M, menegaskan bahwa momentum wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab baru para lulusan sebagai agen perubahan.
“Gelar akademik yang saudara raih bukanlah akhir dari perjuangan, tapi awal dari tanggung jawab lebih besar untuk menerangi jalan kehidupan orang lain. Jaga nama baik almamater, jadilah pribadi unggul, berakhlak, dan berwawasan luas,” tegas Rektor dalam pidatonya.
Dari total 431 wisudawan, 96 adalah lulusan Magister dan 335 lulusan Sarjana.
• Program Magister (96 orang): Manajemen Pendidikan Islam (14), Pertanian (2), Manajemen (23), Hukum (11), dan Kesehatan Masyarakat (46).
• Program Sarjana (335 orang): Fakultas Ekonomi (34), Teknik (26), FKIP (24), Hukum (105), FISIP (26), Pertanian (22), Kesehatan Masyarakat (55), dan Agama Islam (43).
Sejumlah wisudawan mendapat penghargaan khusus, di antaranya:
• IPK Tertinggi: Mayaza (S1 Hukum Ekonomi Syariah, IPK 3,98) dan Nurul Hikmah (S2 Manajemen).
• Studi Tercepat: Andi Deri Azzahra (S1 Kehutanan, 3 tahun 5 bulan 7 hari) dan Nurul Hikmah (S2 Manajemen, 1 tahun 9 bulan 4 hari).
• Wisudawan Termuda: Iftita Kending (S1 Manajemen, 20 tahun) dan Saskiatul Fatana (S2 Hukum, 21 tahun).
• Wisudawan Tertua: M. Yusuf (S1 Pendidikan Agama Islam, 58 tahun) dan Amru (S2 Hukum, 52 tahun).
Apresiasi diberikan berupa penghargaan khusus dari kampus, dengan harapan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. “Prestasi ini bukti bahwa usia, waktu, maupun tantangan bukanlah hambatan untuk menorehkan pencapaian besar dalam pendidikan,” ujar Rektor.
Prof. Rajindra menyampaikan lima pesan penting diantaranya, pertama keberhasilan akademik adalah berkat izin Allah SWT dan doa orang tua. Kedua gelar akademik harus menjadikan lulusan lebih bijaksana dalam masyarakat, ketiga di era kompetitif, lulusan harus tangguh, pantang menyerah, dan bersemangat.
Keempat, kata Rajindra, menjaga etika, akhlak, serta kedekatan dengan Allah SWT adalah kunci keberkahan ilmu. Kelima menjaga nama baik almamater dan terus berkarya demi mengharumkan Unismuh Palu.
“Jangan pernah berhenti belajar. Pendidikan adalah perjalanan seumur hidup. Semoga saudara menjadi generasi yang unggul, Islami, dan siap membangun bangsa,” pungkasnya. (del)
















