ELSINDO, PALU- Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan i’tikaf yang digelar secara kolaboratif oleh sejumlah lembaga dakwah di Sulawesi Tengah selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-Mujahidin dan dimulai sejak malam ke-21 Ramadan hingga akhir bulan suci.
Apresiasi itu disampaikan Wagub saat menerima silaturahmi sejumlah pimpinan lembaga dakwah di ruang kerjanya pada Senin (16/3/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan para pegiat dakwah dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Ketua **Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Sulawesi Tengah Citrawan Kisman Djiho, Ketua PW Persaudaraan Muslimah (Salimah) Sulawesi Tengah Sumiaty, serta Ketua Wilayah **Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sulawesi Tengah Andi Ahmad.
Ketua IKADI Sulteng, Citrawan Kisman Djiho, mengatakan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga dakwah.
“Silaturahmi dengan Ibu Wagub ini menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga dakwah dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan,” ujarnya.
Menurut Sumiaty, dalam pertemuan itu Wagub menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan i’tikaf yang dinilai mampu menghidupkan suasana Ramadan serta memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat.
Bahkan, Wagub menyatakan kesiapannya untuk hadir pada penutupan kegiatan i’tikaf bersama masyarakat sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap gerakan dakwah dan pembinaan umat di daerah.
“Saya insya Allah menghadiri kegiatan penutupan i’tikaf bersama masyarakat sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap gerakan dakwah dan pembinaan umat,” kata Reny Lamadjido, seperti disampaikan Sumiaty.
Namun demikian, Wagub juga menyarankan agar panitia turut mengundang Gubernur Sulawesi Tengah untuk menutup kegiatan tersebut secara resmi.
“Insya Allah beliau senang dengan kegiatan-kegiatan keagamaan seperti itu. Jadi lebih tepat kalau Pak Gubernur yang diundang. Nanti kalau beliau tidak bisa, baru saya yang akan menggantikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wagub menilai program i’tikaf tersebut sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya semangat Program Berani Berkah yang menekankan penguatan nilai keagamaan, moral, serta kebersamaan dalam membangun masyarakat.
Sementara itu, para pimpinan lembaga dakwah melaporkan bahwa jumlah peserta i’tikaf terus meningkat dari malam ke malam. Ratusan jamaah tercatat mengikuti berbagai rangkaian kegiatan ibadah, mulai dari kajian hingga shalat tahajud yang dimulai sekitar pukul 02.30 dini hari hingga menjelang sahur.
Menariknya, kegiatan tersebut juga mendapat sambutan antusias dari kalangan generasi muda.
“Partisipasi generasi muda atau Gen Z cukup tinggi. Ini menunjukkan semangat baru anak-anak muda untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus menghidupkan masjid di bulan suci Ramadan,” kata Andi Ahmad. (**)
















