Berita  

Asrullah Apresiasi e-Griya Tolis dan e-Sikap, Dorong Layanan Pascabencana Makin Cepat

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Daerah Pemilihan Tolitoli-Buol, Asrullah, SE, MM. (FOTO: IST)

ELSINDO, PALU — Digitalisasi pelayanan publik dinilai menjadi salah satu kunci untuk mempercepat respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, terutama ketika daerah menghadapi situasi pascabencana.

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Daerah Pemilihan Tolitoli-Buol, Asrullah, SE, MM, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli yang meluncurkan aplikasi e-Griya Tolis dan e-Sikap Pasca Bencana pada awal September 2026.

Menurut Asrullah, kehadiran dua platform tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Tolitoli untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tolitoli melalui peluncuran e-Griya Tolis dan e-Sikap Pasca Bencana. Ini menunjukkan adanya komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan berbasis teknologi,” kata Asrullah saat ditemui, Rabu (9/9/2026).

Teknologi Harus Memudahkan Masyarakat

Asrullah menegaskan, transformasi digital di lingkungan pemerintahan jangan berhenti sebatas peluncuran aplikasi. Teknologi harus benar-benar memberikan manfaat dan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi maupun mengakses pelayanan.

Ia mengingatkan agar aplikasi yang telah dibangun dapat digunakan oleh masyarakat dari berbagai kelompok, termasuk mereka yang belum terbiasa dengan layanan digital.

Karena itu, sosialisasi dan pendampingan dinilai penting agar platform tersebut tidak hanya tersedia, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara optimal.

“Teknologi harus menjadi alat untuk mempermudah masyarakat, bukan justru menambah kesulitan. Karena itu, aspek kemudahan akses, kejelasan informasi, serta respons terhadap kebutuhan masyarakat harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Jangan Berhenti di Tahap Launching

Sebagai anggota Komisi II DPRD Sulteng yang membidangi antara lain urusan perekonomian dan pembangunan, Asrullah melihat digitalisasi pemerintahan memiliki peran strategis dalam meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat akuntabilitas pelayanan publik.

Ia berharap e-Griya Tolis dan e-Sikap Pasca Bencana tidak berhenti sebagai inovasi baru yang sekadar diperkenalkan kepada publik. Kedua aplikasi tersebut, kata dia, perlu terus dievaluasi dan dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berubah.

“Harapan kami, inovasi ini tidak berhenti pada tahap launching. Harus ada evaluasi dan pengembangan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Tolitoli, terutama mereka yang membutuhkan pelayanan dan penanganan pascabencana,” katanya.

Menurut Asrullah, integrasi dengan sistem pelayanan pemerintah lainnya juga penting dilakukan. Dengan sistem yang saling terhubung, data dan informasi dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih cepat, akurat dan tepat sasaran.

Asrullah yang juga menjabat Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sulteng menilai keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah.

Kolaborasi antara pemerintah, DPRD dan masyarakat menjadi faktor penting agar setiap inovasi pelayanan publik benar-benar berjalan efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan DPRD Sulteng akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai inovasi pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tengah.

Bagi Asrullah, inovasi digital pada akhirnya harus diukur bukan dari seberapa canggih aplikasinya, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. (**)