ELSINDO, MORUT– Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Rusdy Mastura, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Cabang Bank Sulteng di Kolonodale, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Jumat (13/09/2024). Acara tersebut menjadi momen penting bagi perkembangan ekonomi di daerah tersebut, khususnya di Kabupaten Morowali Utara.
Dalam acara ini, hadir sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, mantan Panglima TNI Mayjen Purn. Sulaiman Agusto Hambuako, Direktur Utama Bank Sulteng Hj. Ramiyatie, para pimpinan dan anggota DPRD Morut, pimpinan OPD, perwakilan perusahaan, pengusaha lokal, serta tamu undangan lainnya.
Gubernur Sulteng, yang akrab disapa Cudy, dalam sambutannya mengungkapkan harapannya bahwa dengan adanya kantor cabang Bank Sulteng yang baru, perekonomian di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Morowali Utara, akan semakin berkembang pesat. Ia menekankan bahwa keberadaan kantor ini akan memperkuat geliat perekonomian lokal.
“Ketika saya awal menjabat, dividen Bank Sulteng masih sekitar Rp100 miliar, dan sekarang sudah mencapai Rp380 miliar. Ini menunjukkan perkembangan yang sangat pesat dari Bank Sulteng, yang tentunya memberikan dampak positif bagi pembangunan di Sulawesi Tengah,” ujar Rusdy Mastura, mantan Walikota Palu dua periode tersebut.
Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, juga menyampaikan rasa syukurnya atas dimulainya pembangunan kantor Bank Sulteng yang permanen dan representatif. Ia menyebut bahwa selama ini kantor Bank Sulteng Cabang Kolonodale masih menyewa tempat, dan dirinya selalu aktif memperjuangkan pembangunan kantor permanen dalam setiap Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sulteng.
“Puji Tuhan, akhirnya pembangunan ini dapat direalisasikan. Saya selalu berusaha menyuarakan pentingnya memiliki kantor permanen untuk Bank Sulteng di Kolonodale. Dengan kantor yang baru ini, diharapkan pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal,” kata Bupati Delis.
Pembangunan Kantor Cabang Bank Sulteng di Kolonodale ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol kemajuan infrastruktur di daerah, tetapi juga memberikan dorongan kuat bagi pertumbuhan ekonomi lokal serta kemudahan akses layanan perbankan bagi masyarakat dan pengusaha di wilayah Morowali Utara.(**)

















