Jembatan Garuda Buka Akses Ekonomi dan Pertanian Warga Desa Bahagia

Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta resmikan Jembatan Garuda di Desa Bahagia, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. FOTO: ELSINDO

ELSINDO, SIGIJembatan Garuda yang dibangun Kodim 1306/Kota Palu resmi diresmikan di Desa Bahagia, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Jumat (21/8/2026). Peresmian dilakukan Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta.

Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta resmikan Jembatan Garuda di Desa Bahagia, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. FOTO: ELSINDO

Danrem mengatakan, jembatan garuda tidak hanya menjadi penghubung, tetapi juga membuka akses masyarakat menuju pusat ekonomi, fasilitas umum, pelayanan sosial, dan pendidikan.

“Ini akan mempermudah akses, mendekatkan ke titik-titik perekonomian, mungkin juga mendekatkan ke titik-titik fasilitas umum, pelayanan sosial maupun ke titik-titik pendidikan,” kata Suntara.

Ia berharap kemudahan akses tersebut dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga dapat mempermudah, meningkatkan semangat dan kesejahteraan masyarakat sini, dan tentunya meningkatkan kebahagiaan Desa Bahagia ini,” ujarnya.

Sebelumnya Warga Harus Menyeberangi Kuala

Kepala Desa Bahagia, Jagi Hadisuparto, mengatakan sebelum jembatan dibangun, warga harus menyeberangi kuala untuk menuju persawahan dan perkebunan. Saat debit air meningkat atau banjir, warga terpaksa memutar melalui kawasan pasar.

“Kalau mau ke persawahan dan perkebunan, masyarakat menyeberangi kuala. Tapi kalau banjir, harus melewati pasar dan mutar jalan,” ungkap Jagi.

Menurutnya, sekitar 90 persen warga Desa Bahagia bekerja sebagai petani, mulai dari hortikultura, persawahan hingga perkebunan.

“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan TNI, manfaatnya lebih besar. Memudahkan akses hasil pertanian oleh petani dan masyarakat di sekitarnya,” katanya.

Desa Bahagia memiliki 303 kepala keluarga dengan sekitar 1.039 jiwa yang tersebar di enam RT dan dua dusun. Jagi pun menyampaikan apresiasi kepada TNI atas pembangunan jembatan tersebut.

“Terima kasih kepada TNI. Saya mewakili seluruh masyarakat Desa Bahagia mengucapkan banyak terima kasih,” ujarnya.

Selain menuju lahan pertanian, jembatan tersebut juga menjadi akses ke wilayah lain, termasuk arah Desa Tanah Harapan. Masyarakat berharap akses transportasi hasil pertanian semakin lancar sehingga aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga meningkat.

Turut hadir Sekda Sigi Nuim Hayat, Anggota DPRD Sigi Dini, Kasdim 1306/Kota Palu Letkol Chk H.P. Simangunsong, Wakapolres Sigi Kompol Wawan Sutiyono, Pabung Sigi Mayor Inf Tarno, Kasi Intel Kejari Sigi Resky Andri Ananda, masyarakat serta sejumlah tamu undangan lainnya. (**)