ELSINDO, SIGI– Bupati Sigi, Mohamad Irwan, mendorong para camat dan kepala desa untuk mendukung program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang sedang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama, Rabu, 24 April 2024. Dalam sambutannya di acara pelepasan dan penerimaan 276 mahasiswa KKN Tematik, Bupati Irwan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan mahasiswa dalam setiap program yang dilaksanakan.
Program KKN Tematik UIN Datokarama di Kabupaten Sigi akan berlangsung selama sebulan, melibatkan sembilan kecamatan dan 31 desa, mulai dari tanggal 24 April hingga 25 Mei 2024. Program ini mencakup tiga kluster, yakni pelayanan publik, moderasi beragama, dan kewirausahaan, yang sesuai dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sigi dalam mempercepat pembangunan berkelanjutan.
Bupati Irwan menyoroti pentingnya kluster moderasi beragama sebagai pendekatan untuk meningkatkan kerukunan umat beragama di daerah yang majemuk seperti Kabupaten Sigi. Dengan populasi umat Islam mencapai 55 persen dan non-Muslim 45 persen, Pemerintah Kabupaten Sigi bersama mahasiswa KKN Tematik berupaya memperkuat pemahaman dan implementasi moderasi beragama melalui program Sigi Religi.
Selain itu, kluster pelayanan publik difokuskan pada pengentasan stunting yang terintegrasi dengan penanggulangan kemiskinan, sementara kewirausahaan menjadi fokus untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
Bupati Sigi juga memberikan pesan kepada para mahasiswa KKN untuk mengidentifikasi masalah yang ada dalam masyarakat sebagai bahan perbaikan di masa mendatang, serta memberikan kontribusi positif bagi penggalian potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia pedesaan.
Diharapkan, melalui program KKN Tematik ini, mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sigi.(**)
















